Kejari Enrekang Akan Segera Umumkan Tersangka Kasus Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa Lunjen

Kejari Enrekang Akan Segera Umumkan Tersangka Kasus Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa Lunjen

ENREKANG, UPEKS.co.id — Sebentar  lagi kasus penyalahgunaan Dana Desa (DD) Lunjen, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang akan diumumkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang. .

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Enrekang, Andi Zainal Akhirin Amus saat dikonfirmasi beberapa Awak Media.

Bacaan Lainnya
 

Dia mengatakan, kasus penyalahgunaan dana desa tersebut adalah anggaran tahun 2019 – 2020 dengan total anggaran sekitar Rp 1,1 Miliar.

” Iya sebelum tanggal 22 Juli kita akan segera umumkan siapa tersangka kasus penyalahgunaan anggaran dana desa Lunjen”.  kata Andi Zainal.

Menurutnya, dalam kasus tersebut berdasarkan hasil perhitungan dari tim Kejari Enrekang diduga merugikan negara sekitar Rp 400 juta.

Namun, untuk mengetahui berapa jumlah pastinya  akan dilakukan audit hasil temuan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Perhitungan kami ada kerugian sekitar Rp 400 juta, saya tak ingat angka pastinya, jadi itu belum hasil audit BPK,” ujar Andi Zainal.

“Ini kan masih tahap penyidikan, nanti setelah ada pengumuman tersangka, akan kita minta bantuan BPK untuk mengaudit temuan kerugiannya,” tambahnya.

Andi Zainal mengatakan, pihaknya sudah menemukan adanya perbuatan melanggar hukum dari kasus itu.

Sehingga pihaknya sudah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Terkait jumlah tersangka yang akan kami umumkan, kami belum bisa sampaikan saat ini, karena kami akan umumkan nantinya saat pres rilis kasus ini sebelum tanggal 22 Juli nanti,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalan pres rilis nantinya akan dihadirkan tersangka dan barang bukti kasus tersebut.

Kasus Dana Desa Lunjen sendiri merupakan kasus temuan Kejari Enrekang dan prosesnya sudah tahap penyelidikan.

Selain kasus itu, Kejari Enrekang juga menangani kasus SPPD Sekretariat DPRD Enrekang juga merupakan temuan Kejari Enrekang.

Adapula kasus proyek revitalisasi Pasar Baraka tahun 2019 dilaporkan oleh LSM LANTIK. (Sry)