Kasih Tulus Baznas Bone Untuk Buruh Pelabuhan di Bajoe

Kasih Tulus Baznas Bone Untuk Buruh Pelabuhan di Bajoe

 

Bajoe, Upeks.co.id–Jalanan telah sepi. Ketika tim Baznas Kab. Bone menyusuri ruas menuju pelabuhan baru Bajoe. Tempat kapal-kapal kayu pengangkut barang beraktivitas.

Bacaan Lainnya

Satu per satu buruh pelabuhan menuju ke masjid. Tempat diadakannya kegiatan salah satu dari lima program baznas yaitu Dakwah dan Advokasi.

Dari 56 buruh yang tercatat, hanya 7 orang yang berhalangan hadir dengan beberapa alasan. Setiap hari, merekalah yang melakukan pembongkaran barang dari truk ke kapal – kapal kayu untuk kemudian melaut ke wilayah tujuan masing – masing. Begitu pula ketika kapal – kapal kayu itu kembali membawa barang – barang khas dari wilayah jauh ke pelabuhan Bajoe, para buruh juga yang membongkar barang dari kapal kayu ke truk – truk untuk diteruskan.

Para buruh menerima upah setiap pekan. Mereka bekerja dari pagi hingga sore hari. Seperti pada hari ini Jum’at 16 Juli 2021, sisa sedikit buruh yang ditunggu berkumpul di masjid. Mereka yang terakhir bertugas membongkar telur dari truk ke kapal kayu.

Wakil Ketua I Baznas Kab. Bone Farida Hanafing, ST menyampaikan bahwa tugas Baznas adalah mengelola zakat. Mengumpulkan lalu mendistribusikan dan mendayagunakan dengan berbagai program yang telah direncanakan kepada mustahiq. Program itu bukan hanya pemberian sembako saja yang akan habis di makan, akan tetapi juga program lain salah satunya program dakwah yang dikemas dalam bentuk pengajian umum Baznas Kab. Bone. Bahwa banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan keberkahan hidup agar anak cucu bisa juga merasakan manfaat. Bahkan kehidupan baik bisa diraih hingga di akhirat kelak. Bagaimana caranya? WK 1 Baznas meminta kepada seluruh buruh menyimak pencerahan agama.

Pencerahan keagamaan dilakukan oleh Kepala Kua Tanete Riattang Timur Abdul Rahim S.Ag, M.Ag dengan membuat seluruh yang hadir penasaran tentang kunci surga. Bahwa shalat adalah sebaik-baik amal seorang Muslim, dan merupakan amal yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat. Akan tetapi sebelum melaksanakan sholat, berwudhu dengan tertib perlu dilakukan. Sebab tanpa wudhu, maka sholat tidaklah dikatakan sah. Apalagi bila tidak menjaga dari hadats kecil maupun besar. Sehingga dijelaskanlah tata cara berwudhu dan sholat yang betul.

Sebelum pembagian seperangkat alat sholat untuk para buruh berupa sarung, baju koko dan sajadah, para buruh dipersilakan bertanya. Dan ada games berupa pertanyaan bagi yang bisa menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah dari Baznas.

Sampailah dipuncak acara pembagian alat sholat yang turut pula hadir menyerahkan adalah Babinsa Kelurahan Bajoe Serda Saharuddin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bajoe Bripka Alika N.P serta Suherman, S.Sos Kasi Trantip Kelurahan Bajoe.

Doa yang tulus senantiasa dipanjatkan untuk seluruh dermawan yang telah mempercayakan zakat, infaq dan sedekahnya melalui Baznas Kab. Bone. Semoga Allah memberi pahala atas apa yang telah diberikan, memberikan berkah atas apa yang masih ada di tangannya dan menjadikannya sebagai pembersih baginya.

Semoga wabah covid ssgera berakhir, kegiatan dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak serta menghinsari bersentuhan langsung.(rls)