Kartu JKN-KIS Mengurangi Beban Perekonomian Linda

  • Whatsapp
Kartu JKN-KIS Mengurangi Beban Perekonomian Linda
Narasumber : LINDA

Kendari, Upeks.co.id – Sakit maag atau dispepsia membuat Linda (30) harus bersabar diri untuk sering keluar masuk rumah sakit. Linda sudah cukup lama mengidap maag akut bahkan sebelum menikah. Menurutnya, hal ini sangat mempengaruhi kualitas hidupnya serta memberikan beban ekonomi yang besar karena biaya perawatan di rumah sakit semakin mahal.

Setelah menikah dengan seorang prajurit TNI AD, Linda terdaftar sebagai peserta JKN-KIS tanggungan dari suami yang saat ini berdomisili di Korem 143 Haluoleo Kendari. Dengan menjadi peserta JKN-KIS biaya pelayanan kesehatannya saat ini sudah menjadi tanggungan BPJS Kesehatan baik itu rawat jalan maupun rawat inap sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Linda yang ditemui di Rumah Sakit Aliyah Dua Kendari menceritakan pengalamannya sejak terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, Jumat (25/06). Ia mengakui sudah cukup banyak memanfaatkan penjaminan pelayanan kartu JKN-KIS, bahkan sampai beberapa kali dirujuk ke rumah sakit besar di luar dari Kota Kendari.

“Saya sudah beberapa kali rawat inap di rumah sakit bahkan pernah dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Makassar. Semuanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan termasuk pemeriksaan dan obat-obatan rawat jalan. Tanpa menggunakan kartu JKN-KIS entah berapa banyak biaya yang harus saya keluarkan untuk semua pelayanan selama ini,” ungkap Linda.

Sebagai peserta BPJS Kesehatan, Linda merasa sangat puas dengan pelayanan oleh rumah sakit tersebut. Tidak ada perbedaan saat ia masih menjadi pasien umum maupun saat menjadi pasien JKN-KIS. Semua pelayanan dan obat yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien tanpa ada yang dikurangi.

“Terdaftarnya saya sebagai peserta BPJS Kesehatan sudah sangat membantu perekonomian kami yang sering membutuhkan pelayanan medis. Kami hanya perlu memastikan semua sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan, pasti akan dijamin sesuai dengan pengalaman yang saya alami,” tutur Linda.

Lebih lanjut, Linda berharap Program JKN-KIS terus ada dan semakin baik ke depannya. Baginya, penyakit bisa datang sewaktu-waktu dan biaya pengobatan bisa semakin mahal. Program JKN-KIS ini tentu akan meringankan beban orang yang sedang mengakses fasilitas kesehatan.(jamkesnews)

Pos terkait