Kadinkes Kolaka Secara Resmi Buka KIE Keamanan Pangan

  • Whatsapp
Kadinkes Kolaka Secara Resmi Buka KIE Keamanan Pangan
Kadinkes Kolaka, Harun Masirri membuka acara KIE Keamanan Pangan Kabupaten Kolaka Tahun 2021.

KOLAKA, UPEKS.co.id– Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kolaka, Harun Masirri scars resmi membuka Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) keamanan pangan Kabupaten Kolaka  Sulawesi Tenggara (Sultra), di salah satu hotel di Kolaka, Kamis (22/7/2021).

Acara yang dilaksanakan oleh Dinkes Kolaka ini dihadiri sebanyak 112 orang peserta dari berbagai kalangan dan merupakan perwakilan dari Industri Rumah Tangga, Pelajar, Mahasiswa, Tokoh Adat, wartawan, LSM, Tokoh Masyarakat, PGI, Komunitas Wisata Kuliner, Majelis Taklim, Guru dan tenaga Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Menghadirkan narasumber dari Badan Peneliti Obat dan Makanan (BPOM) Kendari, Hasnah yang menyampaikan materi secara virtual.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu Kepala Dinkes Kolaka, Harun Masirri sebelum resmikan acara mengungkapkan bahwa keamanan pangan merupakan salah satu isu sentral yang berkembang di masyarakat. Karena masih banyaknya kasus-kasus keracunan bahan pangan, namun semakin meningkatnya kesadaran dan tuntutan masyarakat terhadap makanan yang sehat.

Dikatakannya berdasarkan UU RI nomor 17 tahun 2021 tentang pangan. Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan tercemar secara biologis kimia dan benda lain yang dapat mengganggu secara fisik sehingga merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Untuk menghasilkan pangan yang aman dan layak membutuhkan komitmen dan sinergitas dari seluruh lini mulai dari pemerintah pembuat regulasi dan pengawasan terkait pelaku pangan industri berkewajiban memproduksi pangan yang aman dan layak konsumsi.

“Beredarnya pangan yang tidak aman akan merugikan konsumen dan pelaku industri selaku produsen berpotensi kehilangan peluang perdagangan, penghasilan dan pekerjaan bahkan mungkin akan bermasalah dengan hukum,” ungkap Harun.

Kadinkes berharap konsumen sebagai pengguna akhir produk pangan harus dapat membuat keputusan yang tepat untuk memilih dan mengonsumsi pangan yang aman serta teliti terhadap label izin edar dan kadaluwarsa. Sebab pangan sebagai kebutuhan dasar bahan pokok dan konsumsi sehari-hari harus dipastikan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi tubuh bukan sebaliknya.

Masyarakat saat ini kata Harun dapat memenuhi kebutuhan pangan untuk dikonsumsi tidak hanya dengan berbelanja langsung ke pusat perbelanjaan serta pasar modern, tetapi juga melalui belanja online aneka jenis pangan.

“Tuntutan kebutuhan pangan masyarakat yang sedemikian kompleks dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Badan POM terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan agar dapat menjaga kesehatan dengan mengonsumsi pangan yang aman,” ujarnya. (pil)