Jalin Kerja Sama dengan DJPb Sulsel, Pemkab Pangkep Optimis Kembali Raih WTP Tahun 2022

  • Whatsapp
Jalin Kerja Sama dengan DJPb Sulsel, Pemkab Pangkep Optimis Kembali Raih WTP Tahun 2022

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau optimis tetap mempertahankan pengelolaan keuangan dengan torehan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2022 mendatang untuk pengelolaan keuangan tahun 2021.

Olehnya Yusran menegaskan dari sekarang, Pemerintah Kabupaten Pangkajene bergerak secara maksimal dalam pengelolaan keuangan, baik APBD maupun APBN melalui dana transfer.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut di sampaikan Muhammad Yusran Lalogau usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/7/2021).

Ia bilang meskipun tahun ini, Kabupaten Pangkajene Kepulauan meraih WTP untuk pengelolaan keuangan daerah tahun 2020 tapi masih ada catatan penting.

Catatan penting tersebut sambung Yusran, Pemkab Pangkajene Kepulauan masih perlu pendampingan dari pihak terkait termasuk dari DJPb sebagai perwakilan Kementerian Keuangan di Sulsel.

“DJPb ini merupakan perwakilan Kementerian Keuangan di Daerah, nah dengan kerja sama ini kita optimis meraih WTP dengan mengurangi catatan yang masih ada,” ungkapnya.

Sementara Kepala Kanwil DJPb Sulsel, Syaiful mengapresiasi LKPD Tahun 2020 Pemkab Pangkajene dan Kepulauan meraih opini WTP. Sebanyak 8 kali Pemkab Pangkajene dan Kepulauan telah berhasil mempertahankan Opini WTP berturut-turut sejak LKPD tahun 2013 hingga tahun 2020.

Lanjutnya, kerjasama ini, sebagai langkah awal dalam mewujudkan komitmen bersama dan peningkatan awareness terhadap peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah dalam kerangka pengelolaan Keuangan Negara secara good governance.

Syaiful juga menyampaikan peran strategis Dana Transfer dan Dana Desa untuk meningkatkan ruang fiskal dalam rangka pembangunan daerah.

Oleh karena itu, Pemkab Pangkajene dan Kepulauan perlu menyiapkan strategi terbaik untuk memastikan penyaluran Dana Transfer dan Dana Desa dapat diselesaikan lebih cepat dari target waktu yang ditetapkan.

Syaiful juga menyampaikan beberapa progres capaian pelaksanaan anggaran sampai dengan 2 Juli 2021. Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan tahun 2020 sebesar -1,69% (yoy).

DJPb Sulsel mencatat progres capaian pelaksanaan anggaran Penyaluran Dana Transfer dan Dana Desa di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan hingga 2 Juli 2021 yakni mencapai Rp551,21 miliar atau 54,20% dari pagu Rp1.016,86 miliar.

Realisasi tersebut terdiri dari Dana Bagi Hasil sebesar Rp16,28 miliar atau 84,99% dari pagu Rp19,16 miliar, Dana Alokasi Umum sebesar Rp412,21 Miliar atau 58,79% dari pagu Rp701,12 miliar, DAK Non Fisik sebesar Rp82,68 miliar atau 53,59% dari pagu Rp154,29 miliar.

Sementara DAK Fisik sebesar Rp7,14 miliar atau 11,36% dari pagu Rp62,84 miliar, dan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp3,90 miliar atau 50% dari pagu Rp7,80 miliar. Dana Desa sendiri telah realisasi sebesar Rp29,00 miliar atau 40,47% dari pagu Rp71,66 miliar.

Serta Pemkab Pangkajene dan Kepulauan telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp179,96 miliar untuk 5.244 pelaku UMKM dan Pembiayaan UMi sebesar Rp15,03 miliar untuk 4.080 pelaku usaha mikro. (Rasak)

 

 

 

Pos terkait