IPIM Sulsel Beri Bantuan Ustazah TPQ Am Nur

  • Whatsapp
IPIM Sulsel Beri Bantuan Ustazah TPQ Am Nur

SUNGGUMINASA, Upeks.co.id–Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulsel menyerahkan bantuan kepada tujuh ustazah Taman Pendidikan Al-Qur’an An Nur jl Kacong Dg Lalang Lr 7 no 35 F Pabbangiang Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Rabu (29/7/2021).

Pemberian bantuan uang tunai yang diserahkan langsung Ketua Umum IPIM Sulsel Drs. KH. Masykur Yusuf, M.Ag. dan disaksikan langsung pendiri dan pembina TPQ And Nur kepada tujuh ustazah tersebut dilakukan sebagai ungkapan simpati kepada guru senior yang tetap mengajarkan baca tulis dan tajwid di tengah pandemi Covid-19 yang untuk seluruh daerah Sulsel diberlakukan PPKM Level 4.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan kepada ketujuh ustazah berlangsung dalam suasana tetap mematuhi protokoler kesehatan Covid-19 dengan mengenakan masker dan sebelum memasuki ruang acara semua undangan membersihkan tangan menggunakan sanitizer yang disiapkan pengurus TPQ.

TPQ Am Nur berdiri sejak tahun 1996 dan dua tahun kemudian baru mulai menerima santri dan belajar tepat 1 Agustus 1998. TPQ ini dibina 60 guru (asisten) dan 7 ustazah (guru utama) yang santrinya dari tingkat anak-anak hingga ibu rumah tangga dan orang tua yang ingin memperbaiki bacaan Al-Qur’annya.

Pembina Utama TPQ Am Nur H. Syahril Nur kepada wartawan media online mengatakan, TPQ yang dirintisnya itu dikelola secara mandiri sehingga sampai saat ini belum pernah mendapat bantuan dari Pemda setempat.

Diakui pensiunan Kantor Taman Budaya Sulsel itu bahwa, secara administratif TPQnya sudah memenuhi persyaratan resmi, bahkan setiap tahun melakukan pelaporan resmi ke Kemenag Gowa.

Alumni yang sudah berhasil ditelorkan sejak dibuka resmi sudah ratusan dan datang dari berbagai kelurahan di Gowa bahkan ada yang dititipkan orang tuanya dari Kota Makassar, Maros dan Takalar.

“Motivasi yang mendorong untuk memberikan bantuan alakadarnya kepada guru bergelar uztazah itu tiada lain sebagai ungkapan simpati kepada guru wanita yang tidak kendor mengabdi di tengah situasi pandemi Covid-19 yang kini makin memprihatinkan,” ungkap Kiai Masykur.

Karenanya lanjut imam Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal Jusuf Makassar, hendaknya bantuan uang tunai itu tidak dilihat dari segi jumlahnya tapi sebagai ungkapan simpati dan dukungan sepenuhnya atas pengabdian tulus ikhlas mereka, apalagi pembina utamanya itu termasuk salah satu pengurus IPIM Sulsel. (rls)