BPJS Kesehatan Mamuju Gelar Sosialisasi JKN-KIS, Bahas Hak dan Kewajiban Anggota TNI

  • Whatsapp

BPJS Kesehatan Mamuju Gelar Sosialisasi JKN-KIS, Bahas Hak dan Kewajiban Anggota TNI

 

Bacaan Lainnya

Mamuju, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Mamuju melakukan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) di tenda Markas Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) Lanal Mamuju, Jumat (07/05). Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Ary menuturkan bahwa pelaksanaan sosialisasi Program JKN-KIS dilakukan sebab ada beberapa prajurit TNI-AL di Mamuju yang baru dipindahtugaskan ke Mamuju dan ada prajurit yang baru bergabung.

“Para prajurit yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS harus segera mendaftarkan dirinya, dan bagi yang mempunyai tambahan anak yang belum dimasukan sebagai tangggungan anggota keluarga harap segera dimasukan kedalam tanggungannya, karena setiap prajurit berhak memasukan pasangan dan maksimal 3 orang anak masuk menjadi tanggungan keluarga,” jelas Ary.

Ia menambahkan, meskipun prajurit TNI AL mempunyai asuransi ASABRI, tetapi tetap mempunyai hak dan kewajiban untuk terdaftar sebagai peserta JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan, karena asuransi ASABRI tidak menjamin jaminan kesehatan.

“Kepesertaan JKN-KIS mencakup peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) baik peserta badan usaha, Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tentunya. Dalam kepesertaan PPU TNI memiliki perbedaan dengan badan usaha, apabila badan usaha iuran yang dipotong pribadi adalah 2% dari gaji yang diterima. Hal tersebut berbeda denga TNI/POLRI dan PNS yang pemotongannya adalah 1% dari gaji yang diterima,” lanjut Ary

Pada acara tersebut, Moh. Jazuli (27) salah satu prajurit TNI-AL yang memberikan ungkapan terima kasih sebab Program JKN-KIS dapat digunakan di manapun ketika peserta sakit.

“Pengalaman pribadi ketika istri saya sakit di Makassar, walaupun tinggal di Mamuju dan faskes tingkat pertama berada di Mamuju tetapi dengan kartu JKN-KIS, istri saya bisa langsung berobat dengan menggunakan kartu ini,” ungkap Jazuli.(rls)

Pos terkait