BPJS Kesehatan Kendari Gelar Sosialisasi Pelayanan Obat Kronis

  • Whatsapp

BPJS Kesehatan Kendari Gelar Sosialisasi Pelayanan Obat Kronis

Kendari, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Kendari menyosialisasikan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada dokter dan para petugas Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah H.M. Djafar Harun di Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara.

Bacaan Lainnya

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah H.M. Djafar Harun, Syarif Nur menyampaikan, sinergi antara pemangku kepentingan untuk pelayanan kesehatan di Kabupaten Kolaka Utara sudah baik dalam bergerak bersama menyukseskan Program JKN-KIS. Ia berharap, ke depannya kerja sama tersebut dapat berjalan lebih efektif dan optimal demi memberikan pelayanan maksimal kepada pasien, termasuk peserta JKN-KIS.

“Kegiatan ini dimaksudkan agar para dokter dan petugas instalasi farmasi memahami perbedaan antara pelayanan obat kronis Program Rujuk Balik (PRB). Pelayanan obat kronis ditujukan bagi pasien yang belum stabil akan diberikan obat oleh instalasi farmasi rumah sakit atau apotek yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sedangkan PRB ditujukan bagi pasien sudah dalam keadaan stabil dan masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan jangka panjang yang dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atas rekomendasi/rujukan dari dokter spesialis/sub spesialis yang merawat,” tuturnya, Jumat (21/05).

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Hilaluddin, menyampaikan bahwa diperlukan petugas khusus untuk melakukan pendataan dan pengajuan klaim pelayanan obat kronis RS pada aplikasi apotek online. Ia pun kembali menjelaskan cakupan penyakit kronis yang termasuk dalam PRB.

“Sembilan penyakit kronis dengan kondisi stabil berdasarkan Permenkes Nomor 28 Tahun 2104 di antaranya ialah diabetes melitus, hipertensi, jantung, asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), epilepsi, skizofren, stroke dan sindroma lupus eritematosus, wajib dimasukkan sebagai PRB disertai dengan surat keterangan rujuk balik yang dibuat dokter spesialis/sub spesialis,” ucapnya.

Di akhir pemaparannya, ia juga menyampaikan pentingnya pemanfaatan aplikasi Mobile JKN sebagai antrean online serta konsultasi online dengan fasilitas kesehatan agar lebih optimal digunakan oleh peserta JKN-KIS di Kabupaten Kolaka Utara.(rls)

Pos terkait