Banyak Pimpinan OPD Tidak Sesuai Keahliannya, Ini Penjelasan Bupati Muslimin Bando

  • Whatsapp
Banyak Pimpinan OPD Tidak Sesuai Keahliannya, Ini Penjelasan Bupati Muslimin Bando

ENREKANG, UPEKS.co.id — Menanggapi begitu banyak cacatan dan poin penting yang disampaikan  DPRD Enrekang terkait kinerja Pemkab Enrekang yang disampaikan pada saat Rapat Paripurna beberapa hari lalu antara lain Dinkes, Dispopar dan Baznas Enrekang, Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengatakan itu adalah hal yang lumrah.

Meskipun selama beberapa tahun terakhir Kabupaten Enrekang selalu meraih WTP bukan berarti tak ada catatan dan koreksi dari DPRD untuk segera dibenahi.

Bacaan Lainnya

” Yang namanya WTP itukan tidak 100 persen semua sesuai, sehingga setiap daerah yang menerima WTP itu tetap ada tindak lanjut untuk diperbaiki. Memang seperti itu, bahwa bukan berarti daerah yang sudah WTP itu tidak mungkin 100 persen baik. Catatan dan koreksi itulah yang harus segera diperbaiki”. Kata MB.

Menanggapi tentang salah satu sorotan DPRD bahwa selama ini, Bupati menempatkan Pejabat tidak sesuai dengan keahliannya. MB mengatakan jika seluruh Pimpinan OPD harus sesuai dengan keahliannya maka banyak OPD di Enrekang yang kosong.

” Kalau kita mau menempatkan Pimpinan OPD sesuai dengan keahliannya maka kita tidak bisa menemukan potensi yang cukup sesuai keahliannya. Pasti banyak OPD yang Pimpinannya kosong”. Ujarnya.

Menurutnya, keahlian seseorang bukan satu-satunya ukuran untuk menempatkan seorang sebagai Pimpinan pada setiap OPD. Dia mengatakan, masih banyak kriteria lain yang jadi tolok ukur, untuk itu Pemkab Enrekang dalam melakukan rekruitmen melalui jenjang yang cukup panjang.

Termasuk seleksi Pejabat Tinggi Pratama dengan menggunakan tenaga ahli yang profesional yang melakukan Fit and profil tes  yang berasal dari luar Kabupaten Enrekang.

” Jadi bukan keinginan Bupati untuk menempatkan mereka duduk sebagai Pimpinan OPD. Mereka di tempatkan sesuai hasil dari seleksi itu. Kalau Tim seleksi menganggap tak layak ditempatkan pada satu OPD maka kami tidak akan tempatkan”. Kata Bupati dua periode ini. (Sry)