Anggota Komisi II DPRD Kolaka Apresiasi Kinerja Dirut PD Aneka Usaha

  • Whatsapp
Anggota Komisi II DPRD Kolaka Apresiasi Kinerja Dirut PD Aneka Usaha
Anggota Komisi II DPRD Kolaka, Musdalim Zakkir

KOLAKA, UPEKS.co.id—Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) Musdalim Zakkir mengapresiasi terhadap kinerja Direktur Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka.

Musdalim yang juga politisi partai Gerindra mengungkapkan, Komisi II DPRD Kolaka selaku mitra PD Aneka Usaha secara obyektif melihat apa yang sudah dilakukan Armansyah selama kepemimpinannya selaku Dirut PD Aneka Usaha.

Bacaan Lainnya

Musdalim menuturkan Armansyah diberikan kepercayaan oleh Bupati Kolaka memimpin perusahaan BUMD tersebut diharapkan mampu membenahi Perusda sehingga bisa eksis terus. Dikatakannya sebelum Armansyah masuk, Perusda begitu banyak menanggung persoalan internal maupun persoalan eksternal. Dengan beban utang mencapai puluhan miliar, baik itu utang dalam bentuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), Pajak Pratama, Jaminan Reklamasi termasuk karyawan yang sampai 8 bulan belum tidak terima gaji.

Dengan kemampuan manajerial seorang Armansyah sehingga semua persoalan baik secara internal maupun eksternal mampu diselesaikan dengan baik mulai dari persoalan PNBP, Pajak Pratama, jaminan reklamasi dan gaji karyawan menunggak selama 8 bulan semua diselesaikan baik.

“Kinerja inilah yang kami apresiasi terhadap Dirut Perusda, bahkan pada April 2021 sudah memasukkan lagi pendapatan kepada daerah mencapai Rp5,178 miliar, “ujar Musdalim.

Dikatakannya selaku mitra Perusda menegaskan bahwa Armansyah masih layak dipertahankan kepemimpinannya 4 tahun ke depan.

“Kepemimpinan Armansyah masih sangat layak dilanjutkan kepemimpinannya kedepan untuk memimpin Perusda, diharapkan bisa lebih berkontribusi terhadap daerah,”harap Musdalim.

Selain itu kata Musdalim sejak kepemimpinan Armansyah sudah memasuki tahun ke-4 akan berakhir pada Agustus 2021 mendatang, kinerjanya telah ditunjukkan dengan membeli sebuah gedung untuk kantor, serta berbagai kendaraan operasional, lahan untuk dijadikan pembangunan perumahan dan usaha ayam petelur, semuanya itu adalah aset Perusda. (Pil)

 

Pos terkait