FK dan Farmasi UMI Mulai Seleksi Camaba TA 2021

FK dan Farmasi UMI Mulai Seleksi Camaba TA 2021

MAKASSAR.UPEKS.co.id— Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Farmasi UMI mulai melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2021/2022, Selasa (13/7/2021).

Tes di dua Fakultas di UMi ini secara keseluruhan terlaksana dengan sistem Computer Based Test (CBT) yang diawasi langsung pengawas secara daring.

Bacaan Lainnya

Wakil Dekan (WD) I FK UMI Dr. dr. Nasruddin Andi Mappaware, Sp.OG (K), MARS mengungkapkan, seleksi Camaba FK UMI sendiri berlangsung dua tahap. Tahapan pertama hari ini yakni Tes Kemampuan Dasar dan Tes Potensi Akademik (TPA).

“Tes calon mahasiswa baru FK UMI dimulai hari ini. Secara umum tes akan berlangsung dengan dua tahap Tahap pertama dibagi dua yakni tes kemampuan dasar, selasa dan Rabu (14/7/2021) adalah tes potensi akademik dengan model CBT online,” ungkap Dokter Nas.

Hasil tes tahap pertama ini akan diumumkan 25 Juli. Camaba yang lolos pada seleksi tahap pertama ini akan mengikuti tes tahap ke dua 29 Juli, 31 Juli dan 2 Agustus 2021.

“ Tahap ke dua seleksi camaba FK UMI ini dilakukan dengan tiga jenis tes yakni Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI), Intellectual Quotient (IQ) dan Tes Kecacatan Buta Warna,” kata Wakil Dekan yang akrab disapa Dokter Nas.

“Jadi yang terjaring sampai tahap pertama hari ini ada 715 Camaba FK UMI. Nanti setelah melalui semua tahapan tes ini baru dinyatakan sebagai mahasiswa baru UMI Tahun Akademik 2021/2022,” ungkap alumni Fakultas Kedokteran UMI ini.

Sementara untuk Fakultas Farmasi, seleksi tahapan hanya berlangsung dengan satu tahapan yakni Tes Potensi Akademik berbasis Computer Based Test bagi Camaba.

Ruang monitor pengawasan panitia seleksi Camaba ini
berlangsung di lantai lima Gedung Fakultas Farmasi UMI.

Berbeda dengan FK UMI, pengawas Camaba Fakultas Farmasi langsung di rumah masing-masing oleh dosen pengawas.
Dekan Fakultas Farmasi UMI Rachmat Kosman, M.Kes., Apt mengungkapkan, tes berlangsung dengan lancar sejak dimulainya tes pada pukul 08.00.

“Tanggal 12 Juli dilakukan simulasi tes. Sehingga, Selasa dilaksanakan tes dengan jumlah peserta 495 dan ada 10 orang yang tidak ikut. Beberapa peserta juga mengalami masalah jaringan. Namun sudah berhasil ditaktisi oleh panitia dengan pelayanan yang maksimal,” ungkap Rachmat Koesman. (rls).