SDIT Darussalam Gelar Wisuda Qurani Sidogiri Angkatan I

  • Whatsapp
SDIT Darussalam Gelar Wisuda Qurani Sidogiri Angkatan I

Makassar, Upeks.co.id–Sekolah Dasar Islam Terpadu Darussalam (SD IT) Darussalam Makassar, Yayasan Darussalam Makassar menggelar Wisuda Qurani Sidogiri Angkatan I, di Gedung Serbaguna Darussalam Jalan Perintis Kemerdekaan Sudiang, Rabu (23/6/2021).

Wisuda perdana yang diikuti 26 santri tersebut berlangsung sangat ketat dengan mematuhi seluruh ketentuan protokol kesehatan Covid-19 yang mengharuskan setiap wisudawan dan keluarganya, panitia serta tamu undangan diharuskan menggunakan sanitizer , mengukur suhu tubuh, dan mengenakan masker sebelum memasuki gedung tempat acara dilangsungkan.

Bacaan Lainnya

Moh Ichlash Selaku Ketua Panitia Wisuda Qurani Sidogiri Angkatan I dalam Laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Wisuda Qurani sebenarnya sudah lama direncanakan untuk diadakan sejak tahun lalu.

“Namun pihak pimpinan sepakat setelah melihat perkembangan pandemi Covid-19 diputuskan fokus perbaikan manajemen dan perbaikan bacaan Qurani anak didik,” ungjapnya.

Menurut Ikhlas, wisuda qur’ani angkatan pertama ini tidak semua bisa diikuti oleh peserta didik karena salah satu syaratnya anak didik harus sudah selesai Qur’ani 4 pada bulan Desember tahun lalu itu pun prosesnya sudah dilalui dan pada Maret pimpinan beserta guru-guru Qur’ani mendapatkan 30 Anak dari ratusan murid di SDIT Darussalam.

” Namun dari 30 Anak didik yang berhasil bergabung tidak semua bisa mengikuti prosesnya yang dilakukan proses pembinaan beberapa bulan melalui online, termasuk saat ujian Qur’ani online yang disertai ujian offline. Pengujinya juga lanjutnya, langsung didatangkan dari Sole sebagai perwakilan dari pondok pesantren Sodigiri dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.

Keseluruhan hasil proses seleksi, pembelajaran, dan ujian akhir peserta akhirnya dinyatakan lulus sebanyak 26 yang mengikuti wisuda Qurani Angkatan I ini.
Kepala Sekolah SDIT Darussalam Ustad H. Jakfar Sadik, S.Ag, Lc. dalam sambutannya mengatakan, sejak berdirinya SDIT Darussalam yaitu Tahun pertama, kedua dan Ketiga itu masih menggunakan Metode lama yaitu metode iqra, namun pihak pengelola selalu mencari metode yang tepat untuk kemajuan bacaan Qur’an anak didik yang berawal dari diskusi-diskusi serta usulan dengan beberapa teman di berbagai sekolah, hingga akhirnya ditemukan metode Qur’ani Sidogiri sejak 4 tahun yang lalu.

“Itupun kami selalu evaluasi dengan para pengajar Qur’ani mengenai apa yang kurang supaya anak didik selalu semangat belajar Al-Qur’anya. Kami sangat bersyukur Wisuda Qurani Sidogiri Angkatan I dapat terlaksana dengan baik walaupun tidak semua Anak didik yang berjumlah 400 dari semua tingkatan kelas bisa mengikuti,” ungkapnya.
Bersyukurlah lanjutnya lagi, hari ini ada 26 santri yang berhasil mengikuti wisuda perdana. Hal ini jugaga berkat dukungan dan bantuan dari Keluarga besar Yayasan Darussalam Makassar.

“Saya masih ingat dulu orang tua wali murid sempat bertanya dan ragu apa mampu anak saya Ikut wisuda Qur’ani.
“Namun hari ini Alhamdulillah sudah terbukti sekaligus terjawab sudah kegelisahan itu. Inilah jawabannya sekalipun waktunya terbatas tapi bisa terlaksana kegiatan Wisuda Qur’ani angkatan I dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

Turut hadir dalam wisuda perdana para pengurus Yayasan Darussalam, perwakilan kepala Sekolah SMK Darussalam, Perwakilan Kepala Sekolah SMPIT Darussalam, Kepala Sekolah TKIT Darussalam, pengurus Komite SDIT Darussalam, guru-guru Darussalam dan para orang tua wali murid.(rls)