Polrestabes Makassar Target Vaksin Massal 800 Orang Per Hari

  • Whatsapp
Polrestabes Makassar Target Vaksin Massal 800 Orang Per Hari

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar, mengadakan vaksin massal untuk masyarakat umum, keluarga Polri dan Polri di beberapa lokasi di Makassar. Pelaksanaan vaksin berlangsung tanggal 14 s.d 24 Juni 2021 mendatang.

Menurut Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, tujuan diselenggarakannya vaksinasi massal pada masyarakat Kota Makassar untuk mengimplementasikan program pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Salah satunya adalah dilakukan vaksinasi massal. Bagaimana kita terus berupaya segera meningkatkan kekebalan tubuh,” ucap Witnu saat di temui di Mall Pipo, Jl Metro Tunjung Bunga, Senin (14/6/2021).

Sehingga kata Witnu, kalau sudah terbentuk imunitas ini, masyarakat sudah bisa beraktivitas dalam rangka meningkatkan perekonomian. Kemudian, vaksinasi massal ini salah satu upaya untuk tetap mengendalikan covid dan terus memutus penyebarannya.

“Dan hari ini, kita lakukan vaksinasi massal dan ditarget 800 orang perhari. Setiap hari kita lakukan kerja sama Dengan Biddokes Polda Sulsel dan kita menyiapkan fasilitator ada empat orang dan dilaksanakan di Mall Pipo dan di Jl Hertasning, ” kata Witnu.

Mantan Dirintel Polda Sulsel ini menyebut, tentu setelah dilakukan vaksin ini, masyarakat yang sudah mengikutinya tetap menerapkan protokol kesehatan. Jangan karena sudah divaksin, merasa abai dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi vaksin ini dikuti dari beberapa kalangan. Mulai dari keluarga besar Polri, masyarakat umum, kemudian kategori lansia dan anggota Polri itu sendiri, “sebut Witnu.

Sementara Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Landos menyampaikan, vaksin massal ini diselenggarakan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75.

“Kita memang target 800 orang per hari dan bisa saja melebihi target. Seperti di Mall Pipo tadi, itu sudah lebih dari yang ditargetkan, ” beber Landos. (Jay)

 

Pos terkait