Mutakhirkan Data, KPU Rilis Jumlah Terbaru Pemilih di Sulsel

  • Whatsapp
Mutakhirkan Data, KPU Rilis Jumlah Terbaru Pemilih di Sulsel

Makassar, Upeks.co.id–Setelah pelaksanaan Rekapitulasi Hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan tingkat Provinsi Sulsel. KPU Sulsel menetapkan data terbaru hasil pemutakhiran pemilih untuk provinsi Sulsel.

Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Sulsel, Uslimin, dalam siaran persnya. Yang diterima Upeks.co.id, Selasa (8/6/21), mengatakan, Total pemilih di Sulsel yang meliputi 24 kabupaten kota, tercatat hingga 31 Mei 2021 sebanyak 6.203.428. Dengan rincian laki-laki 3.009.659 dan perempuan 3.193.769 pemilih.

Bacaan Lainnya

“Jadi sepanjang periode Mei 2021, pemilih baru tercatat sebanyak 3.240 orang dengan rincian lakilaki 1.639 pemilih dan perempuan sebanyak 1.601 pemilih,” kata Uslimin.

Dia menjelaskan, di lain pihak, hasil pemutakhiran sepanjang Mei 2021 diketahui pula bahwa terdapat 1.982 pemilih yg telah masuk kategori Tidak Memenuhi Syarat alias dicoret dari DPB (Daftar Pemilih Berkelanjutan). Rinciannya; 1.023 lakilaki, dan 959 perempuan,”

Dari 1.982 pemilih TMS di Bulan Mei 2021, 1.906 di antaranya diketahui telah meninggal dunia, Teridentifikasi ganda sebanyak 83 orang, pindah domisili sebanyak 789 orang (638 di Luwu, 73 di Soppeng, 35 di Bone, 16 di Palopo, sembilan di Lutra dan Sinjai, enam di Toraja Utara, dua di Enrekang, serta satu di Bantaeng), *beralih status menjadi TNI tujuh orang (Gowa lima orang dan masing-masing satu orang di Maros dan Pangkep), dan *beralih status menjadi anggota Polri sebanyak tiga orang (satu di Gowa dan dua di Enrekang, serta diketahui bukan lagi sebagai penduduk setempat sebanyak empat orang.

Uslimin menjelaskan secara keseluruhan, dibandingkan hasil DPB April sebelumnya dengan DPB yg pleno penetapannya berlangsung di aula KPU Sulsel siang tadi, terdapat  penambahan 1.258 pemilih dari total pemilih sebelumnya (April 2021) yang tercatat di angka 6.202.170 pemilih menjadi 6.203.428.

Meski secara total terdapat peningkatan 1.258 pemilih, namun dari data yg diterima KPU Provinsi, 10 kabko diketahui mengalami penurunan jumlah pemilih dari bulan April, dan  14 lainnya meningkat. Kesepuluh kabko yg pemilihnya berkurang itu adalah Selayar, Takalar, Gowa, Sinjai, Pangkep, Barru, Sidrap, Luwu, Luwu Utara dan Makassar. Dari 10 kabko tersebut, daerah terbesar penyusutan pemilihnya adalah Luwu (255 pemilih), Gowa (158 pemilih), Sinjai (143 pemilih) dan Barru (120 pemilih).

Sebaliknya, dari 14 kabko yg mengalami peningkatan jumlah pemilih dibanding bulan April sebelumnya adalah (tiga besar) Bantaeng (880 pemilih), disusul Pinrang (362 pemilih), dan Lutim (249 pemilih) serta Toraja Utara (221).

Pleno Penetapan Rekapitulasi DPB tkt Sulsel dipimpin langsung Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir dan dihadiri oleh komisioner lainnya serta diikuti oleh semua pejabat struktural di Sekretariat KPU Sulsel.

Dia mengungkapkan, daftar pemilih baru dan pemilih TMS, segera diumumkan oleh KPU Sulsel melalui papan pengumuman di kantor, website KPU Provinsi (sulsel.kpu.go.id), serta di media sosial resmi KPU Sulsel.

“Bagi masyarakat yg belum terdaftar dalam DPB periode Mei 2021, atau mengetahui ada pemilih yg sudah TMS (meninggal dunia, telah menjadi TNI/Polri, pindah domisili, bukan penduduk setempat, dan hak pilihnya dicabut) dapat menyampaikan masukannya (tanggapan) di kantor-kantor KPU Kabko se Sulsel atau kantor KPU Provinsi pada hari dan jam kerja. Begitu pula jika mau mengubah data yg sebelumnya tercatat dalam di DPB,” jelas Uslimin. (rls)