Ketua Komisi III DPRD Parepare Temukan Gudang Beroperasi di Pasar Lakessi, Ini Guata Kabid Tata Ruang PUPR

  • Whatsapp
Ketua Komisi III DPRD Parepare Temukan Gudang Beroperasi di Pasar Lakessi, Ini Guata Kabid Tata Ruang PUPR
Ketua Komisi III DPRD Parepare, Rudy Najamuddin

PAREPARE, UPEKS.co.id – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, mendapatkan laporan terkait adanya gudang yang beroperasi di Pasar Lakessi, yang kerap memicu kemacetan.

Setelah mengecek laporan tersebut, benar ditemukan adanya gudang beroperasi di Pasar Lakessi. Pihaknya kemudian mendesak Dinas PUPR Kota Parepare untuk melakukan sidak adanya gudang yang beroperasi di Pasar Lakessi.

Bacaan Lainnya

“Setelah kami cek, betul ada gudang beroperasi. Jadi saya langsung ke Dinas PUPR ketemu dengan Sekretaris PU bersama Kepala Bidang IMB. Saya minta kepada mereka agar melakukan sidak bersama dengan Satpol PP sebagai instansi penegakan Perda,” kata Rudi Najamuddin saat ditemui, kemarin.

“Dinas Perhubungan (Dishub) terkait Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), kemudian dilibatkan juga Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) khusus untuk izin itu kemudian dibantu camat dan lurah setempat,” tambahnya.

Kata Rudy, setelah mendapatkan laporan dari Sekretaris Dinas PUPR Kota Parepare, bahwa benar menemukan banyaknya gudang di dalam kota.

“Tentu saja menyalahi aturan karena IMB yang mereka (pemilik gudang) punya, bukan IMB untuk pergudangan. Paling disitu IMB untuk toko, IMB untuk rumah tinggal, mereka jadikan gudang. Makanya ini perlu ditindak tegas,” ujar Legislator partai PPP.

Dia pun menegaskan, bahwa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) itu harus sesuai peruntukannya.

“Jadi kalau ada IMB rumah tinggal, dia mau menempati sebagai gudang ya harus diubah IMBnya sebagai gudang. Begitu pun kalau ada rumah tinggal di fungsikan sebagai kafe, harus diubah juga IMBnya. Karena regulasi memang mengatur seperti itu,” tandas Rudi Najamuddin.

Terpisah, Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kota Parepare, Ashari Yunus mengaku, bahwa selama ini pihaknya tak pernah mengeluarkan IMB soal gudang dalam kota.

“Sudah ada di Perda RTRW bahwa, kawasan pergudangan itu ada Kelurahan Bukit Indah dan Kelurahan Lapadde. Jadi izin yang keluar selama ini tidak ada izin gudang dalam kota,” pungkasnya. (Ama)

 

 

Pos terkait