Kapolres Enrekang Bawakan Materi Pada Diskusi Alumni Talk BEM Fakultas Hukum Unhas

  • Whatsapp
Kapolres Enrekang Bawakan Materi Pada Diskusi Alumni Talk BEM Fakultas Hukum Unhas

ENREKANG, UPEKS.co.id — Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.Ik, MH dipercayakan membawakan materi pada diskusi Alumni Talk BEM Fakultas Hukum Unhas.

Diskusi yang di adakan oleh Alumni Talk BEM Fakultas Hukum Unhas selain Kapolres Enrekang juga di isi oleh Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene Ilham SH, MH , Advocate Senior Makassar Dr. Yasser S Wahab, SH, MH, Kajari Luwu Timur M. Zubair, SH dan Presiden BEM FH – UH.

Bacaan Lainnya

Dihadapan para peserta Kapolres Enrekang membawakan materi “Tantangan Penegakan Hukum di Tengah Pandemi Covid-19”.

AKBP Andi Sinjaya mengatakan, Tantangan penegakan hukum Polri diantaranya respon masyarakat situasi sulit, isu hoax dan provokasi serta era digital.

“Selain tantangan, Polri juga memiliki peranan yaitu pencegahan pelanggaran hukum dimasa pandemi Covid yang mengambil keuntungan dari anggaran pemerintah daerah dan kepala desa dalam menjalankan PPKM mikro,” ungkap Kapolres Enrekang.

Lebih lanjut beliu menjelaskan, langkah-langkah srategis dalam mencegah pelanggaran hukum dimasa pandemi Covid-19 yaitu dengan melakukan Syiar kamtibmas jumat serta Syiar Ramadhan dengan memberikan himbauan kepada masyarakat.

Kapolres Enrekang mengatakan, Dukungan Polri kepada pemerintah yaitu dengan melakukan bimtek dan sosialisasi tracer kepada Bhabinkamtibmas

“Selain itu Operasi Yustisi gabungan juga sering dilakukan untuk menekan angka penularan Covid-19 serta menyusun dan menginisiasi aturan/konsep/teknisa dalam pembatasan dan pengetatan pelanggaran Covid 19, ungkapnya.

Dari hasil penyusunan aturan pembatasan oleh tim satgas Covid yakni pemberlakuan pada 7 sektor kegiatan sosial kemasyarakat diataranya :

1. Pesta pernikahan, Aqiqah, Syukuran dan pesta adat
2. Kegiatan rumah ibadah dan prosesi nikah
3. Kegiatan pasar tradisional/pengusaha kecil dan menengah rumah makan/toko/ swalayan/warkop/hotel/penginapan/wisma
4. Kegiatan tempat wisata
5. Kegiatan tempat pertemuan/sosialisasi
6. Kegiatan transportasi umum
6. Kegiatan sarana olahraga pada lapangan tertutup (gedung olahraga) dan lapangan terbuka.

“Penegakan hukum selama pandemi covid dapat dikatakan tidak menghadapi tantangan karna penegakan hukum harus dijalankan sesuai prosedur yang berlaku, bukan kondisi yang ada di lingkungan,” kata orang nomor satu di Polres Enrekang.

Lanjutnya, sebagai bagian dari masyarakat, maka Polri berperan aktif dalam melakukan pendampingan, mengedukasi masyarakat dan membantu dalam penanganan pandemi di masyarakat untuk memastikan hak-hak masyarakat dalam bencana non alam dilindungi dan kewajiban masyarakat juga di jalankan.

“Tantangan yang timbul selama pandemi ada pada bagaimana mencegah dan mengedukasi masyarakat agar tdk melanggar aturan yang sudah di tetapkan, terutama yang berkaitan langsung dengan budaya dan rutinitas masyarakat,” tutup Kapolres Enrekang. (Sry)