Empat Pendaftar Lelang Jabatan Sekda Luwu 

  • Whatsapp
Empat Pendaftar Lelang Jabatan Sekda Luwu 
Andi Muhammad Ahkam Basmin

LUWU, UPEKS.co.id– Sebanyak empat peserta telah mendaftar dan siap ikut seleksi lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu.

Keempat peserta itu, yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Moh. Arsyal Arsyad, Plt Sekda Luwu dan juga Kepala BKPSDM Luwu, Drs H. Sulaiman, MM, Kepala Bapenda Luwu, Drs. Muhammad Rudi, M.Si, dan Asisten II Pemkab Luwu, Ahyar Kasim, SH.

Bacaan Lainnya

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Luwu telah membuka lelang jabatan Sekda sejak 24 Mei lalu. Sesuai jadwal seleksi, pendaftaran bakal calon Sekda Luwu berakhir pada Senin, 31 Mei 2021.

Dilansir dari media lokal, Sulaiman membenarkan dirinya telah memasukkan berkas pendaftaran untuk mengikuti seleksi balon Sekda Luwu.

“Iya, Dinda. Mohon doanya,” kata Sulaiman.

Terpisah, sekretaris BKPSDM Luwu selaku Ketua Panitia Seleksi, Andi Muhammad Ahkam Basmin, mengatakan, empat PNS yang memasukkan berkas pendaftarannya ke panitia.

Ahkam menambahkan, seleksi Sekda Luwu ini akan berjalan sesuai jadwal yang ada.

“Insyaallah sesuai jadwal kita akan laksanakan. Yang pastinya ini terbuka untuk umum dan untuk semua yang memenuhi persyaratan,” ujar Sekertaris BKPSDM Luwu itu.

Diketahui, seleksi terbuka Sekda Luwu dimulai tanggal 24-31 Mei 2021 untuk pendaftaran para calon. Tahapan Selanjutnya, pengumuman hasil seleksi administrasi pada 2-4 Juni, seleksi kompetensi pada 9-11 Juni, penyampaian hasil seleksi terbuka kepada komisi ASN pada 14 Juni.

Kemudian, penyampaian hasil penilaian kepada pejabat pembina kepegawaian kabupaten Luwu pada 17 Juni, penetapan hasil seleksi pada 19 Juni, dan pelantikan pada 22 Juni 2021.
Sementara itu, salah seorang panitia seleksi, Syamsul Bakhri Gaffar, dalam suratnya menegaskan kepada peserta jika tidak ada bimbingan tes dan biaya apapun yang dipungut dalam seleksi ini.
Namun, biaya akomodasi, transportasi, kelengkapan administrasi dan biaya pribadi yang dikeluarkan peserta selama seleksi, ditanggung masing-masing peserta.
Peserta kemudian diminta untuk memberikan data yang valid dan benar saat penyetoran berkas.
“Apabila dikemudian hari pelamar diketahui memberikan data atau keterangan yang tidak benar, maka panitia seleksi berhak membatalkan hasil seleksi,” tulis Syamsul. (echa)

Pos terkait