Bupati Minta Satukan Paham Dan Persepsi Untuk Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
Bupati Minta Satukan Paham Dan Persepsi Untuk Penanganan Covid-19

ENREKANG, UPEKS.co.id  — Pelaksanaan Apel Siaga Covid-19 Gabungan Kabupaten Enrekang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Kamis (3/6/2021). Kegiatan ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat mulai dari pintu masuk ruang kegiatan hingga seat para tamu diatur jaraknya.

Kegiatan ini di hadiri Bupati Enrekang H. Muslimin Bando dan Wakil Bupati Enrekang, Asman, Wakil Ketua I DPRD Enrekang Ikrar Eran Batu, Kapolres Enrekang AKBP Dr Andi Sinjaya, SH,S.IK, MH, Dandim 1419 Enrekang Letkol Inf Utyu Samsul Komar, Kajari Enrekang Slamet Haryanto,SH. MH dan Perwakilan Pengadilan Agama Enrekang.

Bacaan Lainnya

Selain itu Kegiatan ini juga dihadiri Ara Pimpinan OPD, Kapolsek, Camat dan Kades se Kabupaten Enrekang.

Bupati Enrekang saat memberi sambutan mengatakan, Apel Siaga Covid-19 Ini bukan lagi rapat koordinasi Biasa, tetapi sudah pada kegiatan siaga terhadap Covid-19.

Dia mengatakan masing-masing Kabupaten memiliki kebijakan yang berbeda dalam hal penanganan Covid-19 sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.

” Kalau kita melihat disiplin Para Pejabat di Enrekang sudah sangat disiplin dibanding daerah lain terlihat dari Posko mudik yang kita dirikan selama diberlakukan selalu standby para petugasnya”. Kata MB.

Bupati menjelaskan Jika selama ini masyarakat beranggapan Enrekang terlalu ketat dalam penanganan pencegahan Covid-19 itu semata-mata untuk kebaikan masyarakat sendiri.

” Apalagi di daerah kita kegiatan sosial masyarakat seperti hajatan dan pesta pernikahan tidak bisa lagi dibendung. Padahal tidak disadari jika hajatan ini sangat besar menjadi media Penyebaran Covid-19″. Tambah Bupati.

Untuk itu MB berharap para Kades/Lurah dan Camat agar melakukan pendekatan kepada masyarakat dan memberikan edukasi tentang Covid-19 bukan justru di takut-takuti. Beri kata-kata yang dapat menyemangati masyarakat itu pesannya.

Bupati tegaskan apapun kegiatan yang dilakukan masyarakat harus perketat protokol kesehatan yang ketat tanpa kompromi.

” Mari kita satukan paham, satukan persepsi,satukan visi misi untuk menangani Covid-19. Kita mau saling bimbing, saling asih dan saling asah sehingga Covid-19 cepat berlalu”. Imbaunya.

” Yang pasti bahwa penangan Covid-19 di Enrekang belum ada pencabutan, pertemuan ini adalah untuk memperjelas dan mempertajam bagaimana melakukan pendisiplinan diri dimanapun kita berada. Karena tidak ada penjaminan apakah kita tidak menularkan dan tidak tertular dengan Penyebaran virus yang dapat mematikan ini”. Tutu.(sry)