Bachtiar Adnan Kusuma, Gagas Temu Orang Tua Jelang Sekolah Tatap Muka SDN Inpres Maccini Sombala 1

  • Whatsapp
Bachtiar Adnan Kusuma, Gagas Temu Orang Tua Jelang Sekolah Tatap Muka SDN Inpres Maccini Sombala 1

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Menjelang Proses Pembelajaan Tatap Muka (PTM) terbatas, kepala UPT SPF SD Negeri Maccini Sombala (MS) 1, Hj.Jumiati Nada, S.Pd bersama Ketua Komite, Bachtiar Adnan Kusuma, S.Sos.M.M, mengundang seluruh orang tua murid dalam rapat bersama persiapan PTM terbatas di masa pandemi 2021-2022 yang diwakili per kelas satu orang tua, Sabtu (12/6/2021).

Sebagai orang tua dan juga ketua Komite SDN Inpres MS I, Bachtiar Adnan Kusuma, juga memprakarsai membahas serta meminta persetujuan Orang tua murid dalam menyambut pembelajaran offline.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pendidikan bukan hanya tanggung jawab Negara, Pemerintah Provinsi dan Kab Kota, tapi juga tanggung jawab orang tua dan masyarakat.

Di hadapan orang tua murid, BAK berharap kepada orang tua agar bersama sama mendukung kegiatan PTM terbatas secara offline.

“Kita tahu selama ini para orang tua murid sudah lama merindukan anaknya belajar dan bertatap muka secara langsung dengan guru di sekolah. Selama PTM terbatas para orang tua murid mendukung semua yang dilakukan oleh sekolah.

Kepala UPT SPF SD Inpres Maccini Sombala 1, Jumiati Nada, mengatakan pertemuan terbatas yang dilakukan untuk sharing pendapat dengan orang tua dan wali murid dalam menghadapi PTM terbatas.

Dalam pertemuan tersebut Jumiati, menjelaskan beberapa poin penting, terkait penerapan protokol kesehatan saat pelaksanaan PTM, peran dan dukungan orang tua murid juga sangat penting saat PTM berlangsung.

Dirinya juga meminta kepada orang tua murid untuk pemahaman kepada anaknya, selama pembelajaran offline jam pembelajaran dibatasi dan harus mengikuti protokol kesehatan.
Sementara salah satu orang tua yang hadir dalam rapat tersebut, mendukung penuh proses PTM terbatas, semua diserahkan kepada pihak penyelenggara PTM.

“Kami sepakat dan mendukung. Kami serahkan kepada pihak sekolah dan mengikuti semua prosedur, karena kami tahu pembelajaran tatap muka jauh lebih baik daripada pembelajaran online,” kata orang tua siswa.

“Selain itu kami sebagai orang tua sudah jenuh dan ingin lepas dari persoalan gadget yang selama ini menjadi kendala,” tambahnya.

 

 

 

 

Pos terkait