Pertengahan Tahun Ini, PT Masmindo Janji Bayar Ganti Rugi Lahan

  • Whatsapp
Pertengahan Tahun Ini, PT Masmindo Janji Bayar Ganti Rugi Lahan
LUWU, UPEKS.co.id– Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, merupakan salah satu daerah yang memiliki sumber daya tambang emas menjanjikan, yang saat ini digarap PT Masmindo Dwi Area.
Hanya saja warga di sana belum merasakan manfaat dari eksplorasi yang dilakukan perusahaan itu. Termasuk lahan milik warga yang masuk dalam wilayah konsesi PT Masmindo Dwi Area, ternyata belum mendapat ganti rugi untuk tanah mereka yang masuk dalam wilayah kerja.
Hal tersebut pun dibenarkan Camat Latimojong, Kabupaten Luwu, Supriadi, yang juga mengaku memiliki lahan yang masuk wilayah konsesi di Desa Rante Balla.
“Mereka sudah eksplorasi lebih 30 tahun tapi belum daa gati rugi lahan sampai sekarang. Saya sendiri punya lahan di sana. Dan ada sekitar 1.600 hektare lebih lahan yang harus dibebaskan, padahal kami sudah bicarakan termasuk dengan bupati,” ungkap Supriadi, dalam keterangan resminya, Rabu (19/5/2021).
Dia pun berharap itikad baik dari pihak PT Masmindo Dwi Area, untuk menyelesaikan pembebasan lahan milik warga agar tidak terkatung-katung.
Menanggapi hal itu, Manager Goverment Relation PT Masmindo Dwi Area, Wahyu DP tidak membantah jika memang belum ada pembebasan lahan di sana meski mereka sudah lama di Luwu, bahkan kontrak karyanya sudah diamandemen tahun 2018 untuk bisa mengelolah konsesi lahan sekitar 14 ribu hektare.
“Soal pembebasan lahan, sampai sekarang memang belum lakukan pembebasan lahan, karena masih dalam tahap review. Kalau sudah selesai, paling tidak pertengahan tahun ini kami masuk pada tahapan proses pembebasan lahan,” terang Ditto, sapaan akrabnya.
Dia juga menyebutkan, jika belasan ribu hektare lahan, baru sekitar 2.500 hektare lahan yang ditemukan memiliki sumber daya dan cadangan di wilayah Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulsel.
“Kalau pun sekarang kami belum membebaskan lahan, tidak berarti kami menguasai, kami tetap membolehkan mereka (warga) masuk. Mereka leluasa keluar masuk berkebun, karena kami belum ada aktivitas sama sekali. Kami juga masih terus lakukan kajian dengan pemkab sana,” jelas Ditto.
Terpisah, Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak mendukung keinginan warga agar lahan mereka segera diganti rugi oleh PT Masmindo Dwi Area. “Masmindo itu sudah lama di Luwu. Saya belum tahu persis bagaimana kelanjutannya, tapi Masmindo harus menepati janji dan komitmennya untuk segera ganti rugi lahan warga sesuai kesepakatan untuk pembagunan di Luwu,” pungkasnya.
Attachments area