Mewujudkan Keuangan yang Baik, DJPb Jalin Kerjasama Kabupaten Torut

  • Whatsapp
Mewujudkan Keuangan yang Baik, DJPb Jalin Kerjasama Kabupaten Torut

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Guna mewujudkan keuangan baik, APBN maupun APBD. Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) jalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU Kerjasama antara Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Syaiful dengan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang di Gedung Keuangan Negara II Makassar, Senin (24/05/2021).
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan Sulsel, Syaiful, mengatakan Mou tersebut, akan digunakan sebagai dasar dalam melakukan langkah-langkah kongkrit mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Ia mengatakan, MoU tersebut merupakan titik awal bagi Kementerian Keuangan yang dalam hal ini Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan dalam memberikan dukungan kepada Kabupaten Toraja Utara, baik dukungan data maupun percepatan penyaluran dana transfer khususnya DAK Fisik dan Dana Desa.
“Pemerintah Kabupaten Toraja Utara juga akan memberikan perhatian bagi percepatan penyaluran dengan menyiapkan persyaratan persyaratan yang dibutuhkan untuk itu dalam rangka penyaluran”, ungkap Syaiful.
Syaiful mengatakan pada masa pandemi ini, secara nasional UMKM memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja rata-rata sebesar 96,66 persen terhadap total keseluruhan tenaga kerja nasional, sedangkan usaha besar hanya memberikan menyerap rata-rata 3,32 persen dari seluruh tenaga kerja.
“Menyadari tingginya kemampuan UMKM dalam menciptakan kesempatan kerja, pemerintah memberikan dukungan akses permodalan melalui skema KUR maupun Pembiayaan Ultra Mikro. Progres tahun ini sampai dengan 21 Mei 2021, di Kabupaten Toraja Utara telah tersalur dana KUR sebesar Rp90,33 miliar untuk 2.947 pelaku UMKM dan Pembiayaan UMi sebesar Rp302,5 juta untuk 61 pelaku usaha mikro,” ucapnya.
Dikatakan dalam kerangka penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, program lain yang mendukung penciptaan kesempatan kerja adalah program padat karya yang disisipkan dalam pokok kebijakan DAK Fisik dalam rangka PC-PEN. Kemudian prioritas penggunaan Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta earmarked 8% untuk kegiatan penanganan Covid-19.
“Pada tahun 2021, Kabupaten Toraja Utara memperoleh alokasi DAK Fisik sebesar Rp105,10 miliar dan Dana Desa Rp136,24 miliar untuk 111 Lembang. Hingga saat ini, realisasi DAK Fisik di Toraja Utara masih nol. Sementara untuk Dana Desa telah disalurkan tahap I sebesar Rp15,53 miliar untuk 87 lembang, BLT Rp3,77 miliar untuk 110 lembang, serta earmarked sebesar Rp10,89 miliar”pungkasnya.
Sementara Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengapresiasi kepercayaan yang dititipkan negara kepada daerah yang dipimpinnya.
“MoU yang telah terjalin ini, guna mensinergikan program pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan di daerah. Mereka hadir dalam menuntun daerah dalam melaksanakan amanah undang-undang yakni uang negara bisa dikelola secara baik oleh pemerintah daerah sesuai aturan yang ada. Dan bantuan yang dikucurkan pemerintah pusat pun bisa di follow up oleh daerah.” tegasnya.
Diharapkan MoU yang terjalin ini, dampak positifnya bisa dinikmati masyarakat Toraja Utara. “Hasil kesepakatan yang telah terjalin ini, akan membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat di Toraja Utara. Begitupun dengan harapan pemerintah pusat dimana pemerintah daerah mampu mengimplementasikan segala program yang dititipkan ke daerah bisa berjalan sesuai harapan,”tutupnya. (Rasak).