Menunggak, PDAM Segel Meteran Air Rumah Dinas Kejari Takalar

  • Whatsapp
Menunggak, PDAM Segel Meteran Air Rumah Dinas Kejari Takalar
TAKALAR, Upeks.co.id–Ini bukti. Dan jadi contoh kepada masyarakat umum. Bahwa tidak ada hak yang istimewa yang diberikan kepada siapapun. Jika menunggak atau tidak membayar rekening khususnya pelanggan PDAM Kabupaten Takalar.

Seperti yang terjadi di Rumah Dinas Kejaksaan Negeri Takalar sudah sekian bulan tidak membayar tagihan rekening air PDAM Takalar,juga langsung disegel oleh pihak PDAM Takalar.

Bacaan Lainnya

Penyegelan kilo meter PDAM di Rumdis Kejaksaan Negeri Kejari  Lantaran tidak terbayarkan dan dipimpin langsung pelaksana Tugas PDAM Takalar Budiar Rosal didampingi oleh Kejari Takalar Salahuddin SH.MH.Selasa,(25/5/21).

Ditemui di lokasi PLT Direktur PDAM Takalar Budiar Rosal  mengatakan penyegelan dilakukan setelah adanya kerjasama dengan pihak Kejari Takalar dalam bentuk MOU berupa penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.

“Kami bersama kejaksaan sepakat melakukan penyegelan ataupun pemutusan air dikarenakan para pelanggan tanpa terkecuali sudah menunggak pembayaran lebih dari tiga bulan dan terlebih dahulu telah dilakukan negosiasi dengan pihak penunggak,” Ujar Mantan Kadis Dikbudpora  dan Parawisata.

Jadi MOU yang sudah kita tanda tangani bersama sebagai bentuk progres dan kepedulian terhadap kemajuan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Takalar.

“Dia juga mengakui bahwa tunggakan warga yang tidak bayar rekening PDAM kalau diakumulasi mencapai hingga miliaran,nilainya sangat besar”ujarnya.

Kejari Takalar Salahuddin  mengatakan penyegelan ini di lakukan menjadi contoh kepada instansi atau masyarakat yang mempunyai tunggakan pembayaran air PDAM Takalar.

“Bahwa penegak hukum sendiri  terlebih dahulu di rumahnya sendiri atau diri sendiri”jelasnya.

Lanjut Salahuddin dari 6 rumah dinas kejaksaan menunggak 2 rumah dinas yang diputus aliran airnya dengan tunggakan 13 juta Rupiah.

“Sementara 4 rumah bersedia melakukan pembayaran tunggakan sekaligus memberikan contoh nyata kepada Instansi dan masyarakat umum yang melakukan tunggakan pembayaran air PDAM Takalar,” Ujar Salahuddin

Mantan kasipenkum Kejati sulsel menambahkan setelah adanya MOU dengan PDAM Takalar tercatat sebanyak 1 Milyar Rupiah yang akan di lakukan penagihan tunggakan air PDAM Takalar baik di Instansi maupun di masyarakat umum. (Jahar)