Dicanangkan Menag, KUA Biringkanaya Siap Jadi Pusat Layanan Keagamaan

  • Whatsapp
Dicanangkan Menag, KUA Biringkanaya Siap Jadi Pusat Layanan Keagamaan

MAKASSAR, UPEKS.co.id—Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) yang menjadi salah satu program prioritas Menag Yaqut Cholil Qoumas Sudah Digulirkan.

Pencanangan program ini dilakukan Menag RI pada Sabtu, 29 Mei 2021, di KUA Banjarnegara, Jawa Tengah yang menjadi Lokasi Utama Kick Off Revitalisasi KUA.

Bacaan Lainnya

Dirjen Bimas Islam Kemenag RI menetapkan enam KUA yang akan menjadi model dalam pencanangan revitalisasi ini. Selain KUA Banjarnegara, ada KUA Kecamatan Ciawi Gebang, Kab. Kuningan (Jawa Barat), KUA Kecamatan Sewon, Kab. Bantul, (DI Yogyakarta), KUA Kecamatan Sidoarjo, Kab. Sidoarjo (Jawa Timur), KUA Kecamatan Gunung Sugih, Kab. Lampung Tengah (Lampung), dan KUA Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, (Sulawesi
Selatan).

“Malam ini, Menag RI Yaqut Cholil Qoumas mencanangkan Program Revitalisasi KUA. Dan Kita di Sulsel sangat Bersyukur dan Berbangga, dimana salah satu dari Enam KUA yang dipilih adalah KUA Kec. Biringkanaya Kota Makassar, yang Lokasi pencanangannya secara Luring dan Daring dipusatkan di KUA Banjarnegara,” terang Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulsel H. Khaeroni, di KUA Kec. Biringkanaya, Sabtu
(29/5/2021).

Menurutnya, dipilihnya KUA Kec. Biringkanaya Kota Makassar masuk sebagai percontohan bukan tanpa alasan.

KUA yang berdiri di atas tanah seluas 518 M3 dengan luas gedung 300 M3 ini memiliki fasilitas yang cukup representatif sebagai kantor pelayanan publik yang memenuhi standar pelayanan nasional.

“Dibangun dengan dana yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara senilai Rp 1 Milyar di 2016, KUA Biringkanaya Makassar menghadirkan ruang dan pola pelayanan yang nyaman bagi masyarakat,” Jelas Subhan, S. Ag. Kepala KUA Biringkanaya Makassar.

Selain Front Office yang berfungsi sebagai ruang tunggu yang nyaman, di KUA Biringkanaya juga tersedia juga ruang konsultasi bagi para pengguna fasilitas, ruang balai nikah yang digunakan sebagai ruang pernikahan bagi masyarakat. “Penambahan fasilitas yang ramah akan penyandang disabilitas membuat KUA Biringkanaya Makassar ini semakin layak disandingkan dengan kantor-kantor pelayanan publik lainnya di perkotaan,” tuturnya.

KUA Kec. Biringkanaya juga sudah menerapkan pelayanan berbasis digital. Berikut, beberapa layanan yang disajikan kepada masyarakat diantaranya ;

1. Pencarian data pernikahan berdasarkan tanggal pernikahan.
2. Info Kebimasislaman: infografis data pernikahan, data penghulu, data penyuluh, profil KUA, data tempat ibadah, data wakaf, hingga peta potensi konflik.
3. Info Haji dan Umrah: cek perkiraaan keberangkatan haji, data PPIU, data KBIHU, dan data jemaah haji.
4. Layanan Konsultasi terkait Kemasjidan, Zakat Wakaf, Pembinaan Syariah, Hisab Rukyat, Penerangan Agama Islam dan Manasik Haji.

KUA Kec. Biringkanaya, lanjut Subhan, S. Ag, juga sudah menerapkan program Pusaka Sakinah yang sudah eksis sebelum adanya Program Revitalisasi KUA, Subhan memastikan ASN dan petugas di KUA Biringkanaya sudah mendapatkan bimbingan teknis terkait dengan program Revitalisasi KUA yang dicanangkan oleh Ditjen Bimas Islam, serta pelatihan Standar Opersonal Pelayanan di kantor.

“Kami berusaha memaksimalkan tenaga, anggaran dan semua yang kami miliki untuk suksesnya pelayanan kepada masyarakat. Karenanya kami berkomitmen Mewujudkan KUA Biringkanaya sebagai Pusat Layanan Keagamaan bagi Masyarakat, Kami sadar betul bahwa masyarakat dari semua lapisan berhak atas informasi dan pelayanan prima yang berkelas ,” tutup Subhan

Kementerian Agama RI menargetkan ada 100 KUA yang dilakukan proses revitalisasi pada 2021. Kemenag telah membuat kriteria yang menjadi fokus revitalisasi KUA, yaitu:

1. Perbaikan infrastruktur KUA (kondisi bangunan representatif)
2. Peluasan cakupan layanan KUA
3. Peningkatan kuantitas dan kualitas SDM KUA (telah memperoleh bimtek Pusaka Sakinah dari Kementerian Agama RI)
4. Integrasi data dengan memanfaatkan Tekhnologi Informasi.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulsel H Khaeroni, usai acara pencangan mengungkapkan rasa gembira dan keharuannya atas ditunjuknya KUA Kec. Biringkanaya sebagai salah satu role model revitalisasi KUA tahun 2021.

“Tentu saja sebagai Kakanwil Kemenag Sulsel merasa gembira dan terharu atas ditunjuknya KUA Biringkanaya sebagai salah satu dari enam KUA pilot project revitalisasi KUA tahap awal di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa kinerja, sarana prasarana, manajemen dan SDM kita sudah.diakui oleh Kemenag pusat,” terang Khaeroni.

Oleh karena itu, lanjutnya, ia berharap semua pihak terutama di lingkungan KUA se Kota Makassar, lebih khusus di KUA Biringkanaya kiranya dapat menjaga amanah ini sebaik-baiknya  dan melaksanakan secepat-cepatnya.

Untuk program reviralisasi KUA selanjutnya, Khaeroni meminta kepada KUA lainnya agar melakukan studi banding ke KUA Biringkanaya guna mengadopsi program revitalisasi yang ada di KUA tersebut.

Acara Kick Off Revitalisasi KUA di KUA Kec. Biringkanaya Kota Makassar selain Kakanwil Kemenag Sulsel, sejumlah Pejabat baik Dari Ditjen Kemenag RI, Hadir pula Sejumlah Pejabat di Lingkup Kanwil Kemenag Sulsel, Camat Biringkanaya, Kakankemenag Kota Makassar, Para Kepala KUA dan Penghulu se Kota Makassar. (rls).