Jamaah Calon Haji Kolaka Didominasi Lansia, Umur Tertua 101 Tahun

  • Whatsapp
Jamaah Calon Haji Kolaka Didominasi Lansia, Umur Tertua 101 Tahun

KOLAKA,UPEKS.co.id—Jamaah Calon Haji (JCH) Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2021 didominasi umur Lanjut usia (Lansia).

Pasalnya dari 370 orang kuota JCH Kolaka diantaranya ada 134 orang berumur Lansia. Satu orang sudah berumur 101 tahun bernama Towo, sementara yang paling mudah berumur 20 tahun atas nama Irwan.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan oleh Darussalam salah seorang staf Kementrian Agama(Kemenag) Kolaka Sultra yang menangani JCH ditemui media ini di kantornya baru-baru ini.

Dia menjelaskan bahwa dari 370 orang JCH ini ada dua orang sudah meninggal dunia, sehingga tinggal 368 orang.

Sementara JCH yang sudah menandatangani pernyataan siap berangkat ada 341 orang, meski demikian ada empat orang menarik biaya kembali biaya pembayarannya, dan tidak siap berangkat ada 10 orang dan sampai sekarang belum ada informasinya.

Dikatakannya jadwal pemberangkatan JCH Kolaka rencananya pada Juli 2021, namun sampai sekarang belum ada jadwal kepastian dari Kemenag Pusat.

“Jadi terkait masaalah jadwal pemberangkatan JCH Kolala belum ada informasi terkait kepastian kapan pemberangkatannya,”kata Darussalam.

Ia merinci JCH Kolaka perkecamatan yaitu Kecamatan Iwoimendaa tiga orang, Wolo 16 orang, Samaturu 55 orang, Latambaga 56 orang, Kolaka 64 orang, Wundulako 31 orang, Baula sembilan orang, Pomalaa 82 orang, Tanggetada 26 orang, Polinggona enam orang, Toari empat orang dan Watubangga 18 orang.

Lanjutnya JCH Kolaka dari jenis pekerjaannya masing-masing yaitu Pegawai Negeri Sipil(PNS) 61 orang, TNI/Polri empat orang, pegawai BUMN/BUMD dua orang. Sementara Ibu Rumah Tangga (IRT) 182 orang, pedagang 10 orang, petani 46 orang, wiraswasta 51 orang, pensiunan delapan orang dan pelajar enam orang.

Sementara Jubir Vaksinasi Covid-19 Kolaka Dokter Abd Azis Amin mengatakan JCH Kolaka hampir semuanyatuntas divaksinasi dosis I dan dosis kedua.

“JCH Kolaka tinggal sekira 16 orang yang belum divaksinasi,”ujar Azis.(pil)