Difitnah, Pengurus PWI Sulsel Laporkan Penulis Opini di Media Online ke Polda Sulsel

  • Whatsapp

Difitnah, Pengurus PWI Sulsel Laporkan Penulis Opini di Media Online ke Polda Sulsel

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Merasa dicemarkan, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, melaporkan penulis opini di Media Online Ujaran.com ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulsel, Senin (24/5/21).

Bacaan Lainnya

Pelaporan PWI Sulsel dilakukan Pengurus PWI Sulsel melalui Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Sulsel, Usdar Nawawi. Laporan dugaan opini bohong tersebut diterima piket Ditreskrimsus Polda Sulsel, Ipda Deddy Randa dan Bripda Awaluddin.

Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Sulsel, Usdar Nawawi mengatakan, laporannya di SPKT itu ditujukan ke Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Usdar menceritakan, laporan dilayangkan berawal adanya opini yang ditulis Upa Labuhari. Tulisan opininya itu membuat berita bohong adanya dugaan permintaan bantuan satu miliar kepada Plt Gubernur Sulsel untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Difitnah, Pengurus PWI Sulsel Laporkan Penulis Opini di Media Online ke Polda Sulsel

Padahal, PWI Sulsel dalam hal ini pelapor, tidak pernah mengajukan proposal untuk pelaksanaan UKW. Sehingga opini tersebut diduga bermuatan fitnah, pencemaran nama baik organisasi yang diduga dilakukan Upa Labuhari.

“Upa Labuhari (terlapor) ini menulis opini di portal atau media online Ujaran.com, edisi 5 April 2021. Dia menulis opini dengan menuding PWI Sulsel meminta sumbangan sebesar Rp 1 miliar di Plt Gubernur Sulsel. Padahal itu tidak benar. Makanya kami laporkan penulis opini secara individu, bukan media onlinenya, ” kata Usdar.

Lanjut Usdar menceritakan, dalam opininya, terlapor juga menulis singgungan kepada pengurus PWI Sulsel.

Dalam tulisannya itu dikatakan, pengurus PWI Sulsel belum dilantik namun sudah meminta dimana-mana. Bagaimana kalau sudah dilantik.

“Hal ini yang membuat kami (Pengurus) PWI merasa difitnah. Makanya dilaporkan ke Siber Polda karena tulisannya opininya itu ditulis di media online,” ucap Usdar saat ditemui di Polda Sulsel usai melayangkan laporan dan dimintai keterangan, Senin (24/5/21).

Kasubdit 5 Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Ditreskrimsus Polda Sulsel, AKBP Jamaluddin dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut masuk di Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Sulsel.

“Betul ada laporan aduan yang diterima Piket Ditreskrimsus Polda Sulsel. Laporan itu mengenai dugaan ujaran kebencian atau fitnah. Kita segera melakukan penyelidikan, ” kata Jamaluddin.

Sementara itu, Upa Labuhari selaku terlapor saat dikonfirmasi mengatakan, Kalau tim Advokasi PWI Sulsel melaporkan dirinya itu silahkan saja. Tapi tolong dibaca Undang-undang Advokasi. Bahwa dirinya membela kliennya dan kalau pun dia menulis, itu wajar.

“Saya juga siap menghadapi kalau tulisan opini itu keranah hukum. Silahkan saja, karena kita wartawan tentu tahu juga aturan, ” kata Upa Labuhari saat dihubungi via telepon, Senin (24/5).

Sebelumnya, menindaklanjuti dugaan fitnah itu berlangsung rapat pengurus di kantor PWI Sulsel baru-baru ini memutuskan pembentukan tim.

Selanjutnya, Ketua PWI Sulsel, HM Agus Alwi Hamu dan Sekretaris PWI Sulsel, Faisal Palapa, menerbitkan surat tugas No:040/PWI-SS/V/2021 tertanggal 18 Mei 2021.

Dalam surat No:040/PWI-SS/V/2021 tersebut menugaskan Usdar Nawawi (Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Provinsi Sulsel), Amir Made Amin,SH,MH (Ketua Lembaga Bantuan Hukum Pers PWI Sulsel), Muhammad Arman Sewang,SH,MH (Wakil Ketua Seksi Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Sulsel), H A
Ismail Situru,SH (Ketua Seksi Advokasi dan Pembelaan wartawan PWI Sulsel), Drs H Nursyamsu Sultan,M.Ap (Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulsel) dan Muhammad Arafah,SH,MH (Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Sulsel.

Untuk selanjutnya melakukan langkah-langkah hukum atas terbitnya opini atau informasi yang patut diduga mencemarkan nama baik organisasi PWI Sulsel.

Saat pelaporan, Senin (24/5) turut hadir Drs HA Manaf Rahman (Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel), Drs H Abd Jurlan Saho’as (Ketua Seksi Budaya, Seni dan Film) dan Drs Rusli (Ketua Seksi wartawan Bidang Hankam,TNI, Polri PWI Sulsel). (Jay).