Bangunan Baru Indomaret di Cappagalung Belum Diberi Izin, Diduga Langgar Perwali

  • Whatsapp

PAREPARE.UPEKS.co.id—Perkembangan minimarket atau retail modern saat ini meningkat pesat, bahkan saat ini telah mencapai di daerah-daerah pinggiran bahkan di sudut kota hingga ke pedesaan.

Jumlah toko retail modern seperti Indomaret, Alfamart dan Alfamidi dari tahun ke tahun makin meningkat. Menyebabkan persaingan ketat, sehingga keberadaan pedagang kecil makin terhimpit.

Bacaan Lainnya

Seperti di Kota Parepare, banyaknya toko retail modern yang tersebar hampir di setiap sudut kota. Tentunya berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi pedagang kecil.

Seperti salah satu toko retail modern yang diduga cabang milik Indomaret di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Cappagalung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, jadi sorotan.

Pasalnya jumlah kuota toko retail di Jalan Bau Massepe, untuk retail modern itu sudah memenuhi kuota.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perdagangan Parepare, Ady Zulkifli mengatakan, jika retail modern diduga milik Indomaret ini tidak akan diberikan izin untuk beroperasi.

“Jadi terkait retail modern di Jalan Bau Massepe. Sesuai Perwali Nomor 40 Tahun 2019, jumlah retail modern itu 11 dan itu sudah memenuhi kuota di Jalan Bau Massepe,” jelasnya, Kamis (6/5/2021).

Kata Ady, dia tidak akan memberikan rekomendasi penambahan retail modern di Jalan Bau Massepe.

“Tidak akan pernah diberikan, sesuai Perwali Nomor 41 Tahun 2019,” tegasnya.

Seperti diketahui, dalam Perwali Nomor 40 Tahun 2019, pada pasal 3 disebutkan, jumlah dan pendirian Toko Swalayan seperti berikut :

Jalan Bau Massepe paling banyak 11 toko, Jalan Lasinrang 1 toko, Jalan Veteran paling banyak 2 toko, Jalan Sultan Hasanuddin paling banyak 1 toko, Jalan Andi Makkasau paling banyak 1 toko, Jalan Lahelede paling banyak 1 toko.

Jalan Mattirotasi paling banyak 1 toko, Jalan H.A.M Arsyad paling banyak 4 toko, Jalan Lingkar Jenderal M Yusuf paling banyak 5 toko, Jalan Jenderal Sudirman paling banyak 2 toko, Jalan Jenderal Ahmad Yani paling banyak 4 toko, Jalan Mawar sebanyak 1 toko, dan Jalan Ganggawa sebanyak 1 toko.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pengajuan perizinan yang diduga milik Indomaret ini diajukan ”CV CP”, yang semestinya atas nama ”PT IP”.