Tahun 2022, Dinas PU Takalar akan Kerjakan 480 Program Kegiatan

  • Whatsapp
Tahun 2022, Dinas PU Takalar akan Kerjakan 480 Program Kegiatan

TAKALAR,UPEKS.co.id—Musrembang dimaksudkan fasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat dari tingkat bawah, selanjutnya diusulkan ke tingkat provinsi fokusnya penyusunan usulan skala prioritas tahun 2022.

Sasaran pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) kabupaten, hasil musrembang tingkat kecamatan se kabupaten, sedangkan kecamatan dari sejumlah desa dan kelurahan berpedoman pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang paling mendesak.

Bacaan Lainnya

Demikian sambutan bupati, H.Syamsari saat membukan kegiatan musrenbang di pantai wisata Topejawa Kecamatan Mangarabombang (31/03).

“Musrenbang wajib dilaksanakan pemerintah di daerah untuk menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) berjenjang, mulai tingkat desa/kelurahan, kecamatan sampai ke kabupaten. tujuannya menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan masukan kepada pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat” ujarnya.

Ketua DPW Gelora menagatakan, musrenbang untuk memfasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat dari tingkat bawah, selanjutnya untuk diusulkan ke tingkat provinsi.

“Namun musrenbang ini berkonsentrasi skala prioritas 2022, sementara target pelaksanaan musrenbang tingkat kabupaten Takalar” terangnya saat membuka Musrenbang, Rabu,(31/3/21).

Bupati menambahkan, musrenbang diharapkan menghasilkan output akurat untuk daftar usulan skala prioritas kegiatan pembangunan.

“Output data skla prioritas adalah sebagai penyempurnaan dokumen musyawarah perencanaan pembangunan tahun anggaran 2022 untuk diusulkan ke provinsi”harapnya.

Dikatakannya, beberapa target pembangunan daerah diprioritaskan dan yang perlu didahulukan. Peningkatan upaya penanggulangan kemiskinan yang merupakan target paling utama yang harus menjadi perhatian dan penanganan serius.

Mantan legislator Sulsel Peningkatan mutu pendidikan serta peningkatan kesehatan masyarakat karena dengan pendidikan dan ilmu yang tinggi ditunjang dengan kesehatan yang handal, maka segalanya bisa diciptakan atau dihasilkan sehingga mengarah ke peningkatakan kesejahteraan masyarakat.

“Peningkatan pelestarian lingkungan hidup dan penanggulangan bencana. Peningkatan daya saing daerah dengan berfokus kepada sektor peningkatan pertanian dan ketahanan pangan.”ujarnya.

Dijelaskan Syamsari Peningkatan akses mobilitas daerah jadi attensi dengan meningkatkan kualitas infrastruktur daerah terutama wilayah pedesaan.

“Ia juga menegaskan Konsolidasi dan reformasi birokrasi demi terwujudnya sistem tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa”tambahnya.

Terkait dengan hal tersebut, masukan dari semua unsur, sangat diharapkan untuk kemajuan dan progres pemerintah kabupaten Takalar

“Dengan adanya input dari semua unsure terkait musrenbang, akan menjadi lebih bermakna karena merupakan media utama konsultasi publik bagi segenap pelaku kepentingan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan desa/kelurahan dan kecamatan yang lebih berkualitas” harap Bupati.

Sebab Musrenbang sebagai pijakan periode RPJMD tahun 2022 dan kedepan agar pembangunan dapat berkesinambungan dan berkelanjutan.

Dijelaskan bupati para tim yang hadir, baik dari SKPD maupun dari para anggota DPRD, agar bisa menjembatani dan memberikan pencerahan kepada forum musyawarah demi terwujudnya peningkatan pembangunan.

Terpisah ketua panitia musrenbang Takalar, Muhammad Waris Sijaya Skm, M.Kes, mengatakan, musrenbang ini kegiatan rutin setiap tahun dan pelaksanaanya diawali dari musrembang desa/kelurahan dan kecamatan.

“Musrembang yang dilaksanakan (31/03), akhir dan kesimpulan di tingkat kabupaten sebagai upaya menyempurnakan, mengsingkronkan, menyelaraskan program-program prioritas yang dapat terkonektipitas melalui sistem pengimputan data mulai dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten.”terangnya.

“Gambarannya, ribuan usulan program dari masyarakat Takalar yang dijaring organisasi perangkat daerah (OPD), melalui musrenbang tingkat desa/kelurahan kemudian diramu dan disingkrongkan melalui simtem aplikasi kemudian diverifikasi mana kegiatan dibiayai APBD kabupaten, APBD provinsi dan APBN,”ujarnya..

Waris menjelaskan total usulan kegiatan tahun ini sebanyak 1205 program untuk tahun 2022,dengan rincian di masing-masing OPD , dinas PU 480 kegiatan dibagi 5 bidang Dinas kesehatan 52 kegiatan, dinas pendidikan 60 kegiatan, dinas sosial 53 kegiatan, satpol PP 3 kegiatan, dinas lingkungan hidup 35 kegiatan, dinas PPKBPPA 2
kegitan,

Adm kependudukan capil 1 kegiatan, PTSP 18 kegiatan, dinas koperasi dan UKM 64 kegiatan, dinas kelautan  perikanan 1 kegiatan, dinas pariwisata pemuda dan olah raga 74 kegiatan, dinas perhubungan 17 kegiatan, bagian kesra sekertariat pemkab Takalar 14 kegiatan dan usulan reses anggota DPRD takalar 431 kegiatan.
(Jahar)

Pos terkait