Siapkan Alumni Berkompetensi, FTI UMI Gelar Engineer Colloquium dan Workshop SKPI

  • Whatsapp
Siapkan Alumni Berkompetensi, FTI UMI Gelar Engineer Colloquium dan Workshop SKPI

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Fakultas Teknologi Industri (FTI) UMI gelar dua kegiatan nasional sekaligus secara virtual melalui teleconference video, Sabtu (3/4/2020).

Diantaranya,8th Profesional Engineer Colloquium Program dengan tema ‘Enhancing Profesional Engineer Competencies in Digital Era Digital’ dan Workshop Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bertajuk ‘Menjadi Lulusan Kompetitif di Era New Normal’.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diikuti 143 orang lulusan baru dari Fakultas Teknologi Industri UMI yang terdiri dari lulusan Teknik Industri, Teknik Kimia dan Teknik Pertambangan ini dihadiri berbagai pejabat pemerintah dan industri.

Dekan FTI UMI Dr. Ir Zakir Sabara, S.T, M.T, IPM, ASEAN Eng menyebutkan, dua kegiatan ini digelar sekaligus sangat memberikan manfaat bagi lulusan baru FTI UMI, khususnya insinyur.

“Diharapkan berguna bagi alumni yang dilaksanakan menjelang wisuda. Alumni FTI UMI diharapkan dapat terlatih dan menjadi pekerja industri tambang yang baik dan memiliki kompetensi yang tersertifikasi,” ungkap Zakir Sabara.

“Kami juga selalu mendorong alumni untuk selalu siap serta dapat beradaptasi dalam meniti karier baik di masa pandemi maupun pasca pandemi,” sambung Zakir.

Narasumber dalam kegiatan ini, Zulkifli Hambali, Kepala Teknik Tambang PT Freeport Indonesia. Dalam pemaparannya, pejabat teras perusahaan emas terbesar di dunia ini banyak memberikan penjelasan perihal calon pekerja yang berkompetensi.

“Kompetensinya tidak hanya pada hal teknis namun non teknis seperti integritas dan loyalitas kerja. Seorang Insinyur yang unggul adalah Insinyur yang selalu berkolaborasi, punya jiwa leadership dan senantiasa menjaga attitude dan morality yang baik, ujarnya.

Beliau juga mengutip salah satu hadist yang berbunyi ‘khairunnas anfa’uhum linnas’ yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” paparnya.

Zulkifli juga menerangkan terkait peran Insinyur dan strategi membangun pertambangan yang berkelanjutan.

“Jadi konsepsi pertambangan telah berbeda dengan yang dulu. Jika dulunya kurang memperhatikan aspek keberlanjutan seperti terjaganya lingkungan, sekarang sudah ditetapkan konsep pertambangan yang maju dengan memperhatikan keberlanjutan ekosistem,” bebernya.

Materi kedua tentang bagaimana menjadi lulusan yang kompetitif di era new normal yang disampaikan Ir. Sena Indra Wiraguna, S.T., M.Eng., MBA., IPM., POU, Manager Surface Mine Engineering PT. Freeport Indonesia dan merupakan alumni PSPPI FTI UMI.

“Dari sekian banyak knowledge dan skill yang dibutuhkan dalam menghadapi era industri 5.0, semua hal tersebut tidak ada artinya jika tidak ditopang oleh attitude dan akhlak yang baik. Dalam bekerja, amalkanlah ilmu-amal- adab,” tuturnya.

Sedang materi workshop SKPI pertama mengenai public speaking diutarakan Ari Pristiana Dewi, M.Kep. Ns. Beliau adalah certified trainer BNSP RI.

“Kelulusan bukanlah akhir dari tahap pendidikan tetapi merupakan awal menuju karir di dunia nyata, dan sebuah kesuksesan seorang lulusan perguruan tinggi tidak semata diukur dari besarnya sebuah kampus, namun kemampuan untuk mengasah dan mengoptimalkan skill pada diri masing-masing,” imbuhnya. (rls).

Pos terkait