Polrestabes Periksa Sejumlah Saksi Penyerangan Petugas Tol

  • Whatsapp
Polrestabes Periksa Sejumlah Saksi Penyerangan Petugas Tol

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Makassar, tengah menyelidiki dan menelusuri kasus dugaan penyerangan terhadap petugas tol di pintu gerbang Tamalanrea, pada Jumat kemarin.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul mengatakan, adanya sekelompok pengantar jenazah masuk melalui jalur tol yang dilarang bagi pengendara roda dua dan penyerang petugas tol, kini masih diselidiki pelakunya.

Bacaan Lainnya

Mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar ini mengaku, telah memeriksa lima saksi termasuk korban sendiri. Selain itu, penyidik juga sementara menganalisa beberapa rekaman CCTV mulai dari awal start hingga masuk di jalur tol.

Agus menerangkan, ada beberapa sudah diidentifikasi. Namun, akan dipastikan kembali apakah yang bersangkutan benar pelaku yang ada di lokasi. Termasuk beberapa gambar yang viral, sementara dianalisa orang-orangnya.

Pihaknya pun masih menelusuri dari mana rombongan pengantar jenazah tersebut. Tapi karena masuknya melalui gerbang tol Cambayya, berarti jalurnya melalui Pelabuhan Nusantara kemudian terus hingga ke gerbang tol Tamalanrea.

“Kemungkinan rombongan pengantar jenazah yang masuk dijalan larangan bagi pengendara roda dua itu, berada sekitar Ujung Tanah ataukah daerah Kecamatan Wajo, ” sebut Agus.

Sebelumnya, puluhan rombongan pengantar jenazah yang mengendarai roda dua dan empat ugal-ugalan dan melintas masuk jalan tol, pada Jumat (23/4/21) lalu sekitar pukul 13.30 Wita.

Rombongan pengantar jenazah itu, masuk lewat pintu Tol Cambayya dan hendak keluar melalui Gerbang Tol Tamalanrea. Pada saat setelah di gerbang Tol Tamalanrea, pintu tidak dibukakan dan mereka harus membayar.

Petugas tol kemudian memberikan penjelasan kepada rombongan itu. Namun tiba-tiba sejumah orang membuka paksa pintu gerbang tol yang mengakibatkan palang bengkok dan saat itu beberapa pelaku langsung menganiaya petugas tol atas nama Rahmat Riyadi dari Jasa Marga.

“Pemukulan itu terjadi saat rombongan itu diberikan penjelasan oleh petugas tol. Saat ini pelaku pemukulan itu sedang diselidiki pelakunya yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit, ” tutup Agus.(Jay)

Pos terkait