Pesantren Ramadan Virtual UMI Hadirkan Prof. Masrurah, Bahas Keistimewaan Puasa

  • Whatsapp
Pesantren Ramadan Virtual UMI Hadirkan Prof. Masrurah, Bahas Keistimewaan Puasa

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Prof dr Hj Masrurah Mokhtar, MA yang juga Wakil Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI) via zoom (21/4) membahas “Keistimewaan Puasa”.

Hadir Dr.dr.Nasruddin A.Mappawere, SpOG (Wakil Dekan 1 FK UMI), Drs.H.M.Ilyas Upe, M.A (Wakil Dekan IV Fak.Farmasi), sejumlah dosen, mahasiswa dan calon mahasiswa UMI, dipandu host Dr.M.Ishaq Shamad dan Dr.Nurjannah Abna.

Bacaan Lainnya

Masrurah menjelaskan keistimewaan orang yang berpuasa, diantaranya puasa mampu melumpuhkan godaan syetan, tidak bisa riya/dipamerkan, pahalanya bisa sampai 700 kali. Bahkan langsung dibalas Allah Swt, sebagaimana Hadis Nabi “Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan langsung membalasnya”.

Selain itu, memberi makan/iftar orang berpuasa juga disiapkan pahala berlipat ganda. Jangankan 1 porsi nasi campur misalnya, segelas air atau seteguk air susu-pun diberikan ke orang berpuasa untuk berbuka, akan disiapkan balasan pahala yang sama yang didapatkan orang yang berpuasa, jelasnya.

Dr.dr.Nasruddin juga membenarkan keistimewaan puasa, antara lain tidurnya orang puasa berpahala, karena tidur lebih awal dan bangun di sepertiga malam, di dalam tubuh terjadi detoxifikasi/pengeluaran racun-racun di dalam tubuh, sehingga orang yang berpuasa akan senantiasa sehat.

Ini sangat sesuai dengan Hadis Rasulullah, Suumuu tashihhuu (berpuasalah supaya kamu sehat), jelasnya.

Abd.Hamid Sulaiman mempertanyakan, mengapa kalau lama tidur di siang hari, kepalanya kadang sakit? Dr.Nasruddin, menjelaskan, tidur tidak boleh juga terlalu lama, karena tubuh perlu banyak bergerak, sebaiknya lakukan 1000 langkah dalam sehari semalam.

Sebab dengan bergerak terjadi proses dalam tubuh, terutama akan mengurangi osteoporosis/kerapuhan tulang. Namun mengapa wanita lebih banyak yang mengalami osteoporosis, karena umumnya wanita yang mengalami monopouse, sudah kehilangan zat semacam endorphin yang berfungsi untuk melakukan pembaharuan tulang, ujarnya.

Untuk itu, diharapkan walaupun menunaikan ibadah puasa, agar tetap bergerak, sehingga proses metabolisme dalam tubuh tetap berjalan lancar, jelasnya.

Sementara itu, Drs.M.Ilyas Upe menambahkan, pentingnya meningkatkan ibadah di bulan puasa dengan berusaha menjaga panca indra dari godaan-godaan yang dapat mengurangi nilai pahala puasa.

Hal ini dipertegas Host M.Ishaq Shamad, pentingnya menjaga diri dari hal-hal yang menyebabkan puasa makruh, diantaranya membicarakan kejelekan orang lain, berbohong, dst.

Host Dr.Nurjannah Abna menutup dengan closing statement bahwa puasa memiliki keistimewaan yang banyak bagi orang yang berpuasa dengan pahala yang berlipat ganda disiapkan Allah Swt, bahkan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah daripada minyak kasturi.

Selain itu, puasa dari sisi kesehatan sangat membantu dalam meningkatkan imun dan melancarkan metabolism tubuh, sebutnya. (rls).