Pameran Benda Upacara Daur Ulang, Ajang Refleksi Pelestarian Kebudayaan

  • Whatsapp
Pameran Benda Upacara Daur Ulang, Ajang Refleksi Pelestarian Kebudayaan

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Menjaga eksistensi nilai nilai budaya membutuhkan peran strategis dan ide kreatif. Salah satu terobosan yang digelar UPT Museum La Galigo Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggelar pameran Benda Upacara Daur Hidup dengan tema “Jaga, Pelihara dan Lestarikan Budaya Kita Sebagai Refleksi Siklus Kehidupan Manusia”.

Pameran Benda upacara daur hidup dilaksanakan, Senin 5 hingga 10 April 2021, di Museum La Galigo secara live streaming via zoom dan kanal YouTube.

Bacaan Lainnya

Pameran tersebut dibuka Kepala Dinas Kebudayaan dan
Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Denny Irawan.

Guna mendukung kegiatan berjalan dengan lancar, kegiatan juga dikemas secara apik menampilkan pemateri seperti Dra Nusriat, Sarjana Arkeologi Unhas – Pamong Budaya Muda di Badan Pelestarian cagar Budaya yang dipandu oleh moderator Nurfardiansyah.

Denny Irawan menjelaskan, benda upacara budaya di Sulawesi Selatan sangat beragam dan memiliki karakteristik tersendiri.

“Kita mesti menjaga, memelihara dan melestarikannya. Karakter sebuah daerah tak lepas dari sejarah dan budaya yang dimiliki,” tuturnya.

Sementara, Pamong Budaya Muda di Badan Pelestarian cagar Budaya, Dra Nusriat menuturkan bahwa, potensi benda upacara daur hidup di daerah kita sangat unik dan memiliki makna dan filosofi tersendiri.

Benda upacara daur hidup manusia dimaksud seperti upacara adat kelahiran, acara adat khitanan, upacara kawinan dan kematian. “Termasuk benda upacara pakaian adat, senjata, artefak dan tulisan,” ujarnya. (ris)

Pos terkait