ANEKA

Musrenbang Takalar Akomodir Ribuan Kegiatan di 2022

Musrenbang Takalar Akomodir Ribuan Kegiatan di 2022

TAKALAR,UPEKS.co.id—Musrenbang dimaksudkan memfasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat dari tingkat bawah, selanjutnya diusulkan ke tingkat provinsi fokusnya, penyusunan usulan skala prioritas 2022.

Sasaran pelaksanaan musrenbang kabupaten adalah hasil musrenbang tingkat kecamatan se-kabupaten, sedangkan kecamatan dari sejumlah desa dan kelurahan berpedoman pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang paling mendesak.

Demikian sambutan Bupati, H.Syamsari saat buka musrenbang di Pantai Wisata Topejawa Kecamatan Mangarabombang, Rabu (31/03)

”Musrenbang wajib dilaksanakan pemerintah di daerah untuk menyusun rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) berjenjang mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan sampai ke kabupaten. Tujuannya menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan masukan kepada pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat” ujarnya.

Menurut ketua DPW Gelora ini, musrenbang memfasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat dari tingkat bawah, selanjutnya untuk diusulkan ke tingkat provinsi.

“Namun musrenbang ini berkonsentrasi pada skala prioritas 2022, sementara itu target pelaksanaan, musrenbang tingkat kabupaten” ujarnya, Rabu,(31/3/21).

Musrembang digelar secara berjenjang mulai tingkat Desa, tingkat kecamatan hingga kejenjang kabupaten Takalar. Dari akumulasi hasil Musrenbang, outputnya di Bahas Musrembang tingkat kabupaten Takalar.”pungkasnya.

Bupati Takalar menyampaikan beberapa hal berkaitan pelaksanaan musrenbang. Diantaranya, musrenbang diharapkan menghasilkan output yang akurat untuk daftar usulan skala prioritas kegiatan pembangunan.

“Output data skla prioritas adalah sebagai penyempurnaan dokumen musrenbang TA 2022 untuk diusulkan ke provinsi” harapnya.

Syamsari mengatakan, dari beberapa target pembangunan daerah diprioritaskan dan yang perlu didahulukan.

“Peningkatan upaya penanggulangan kemiskinan yang merupakan target paling utama yang harus menjadi perhatian dan penanganan serius.”jelasnya.

Selain itu,kata Mantan legislator Sulsel itu, peningkatan mutu pendidikan serta peningkatan kesehatan masyarakat karena dengan pendidikan dan ilmu yang tinggi ditunjang dengan kesehatan yang handal, maka segalanya bisa diciptakan atau dihasilkan sehingga mengarah ke peningkatakan kesejahteraan masyarakat.

“Peningkatan pelestarian lingkungan hidup dan penanggulangan bencana. Peningkatan daya saing daerah dengan berfokus kepada sektor peningkatan pertanian dan ketahanan pangan.”ujarnya.

Dijelaskan Syamsari Peningkatan akses mobilitas daerah jadi attensi dengan meningkatkan kualitas infrastruktur daerah terutama wilayah pedesaan.

Musrenbang Takalar Akomodir Ribuan Kegiatan di 2022

“Ia juga menegaskan Konsolidasi dan reformasi birokrasi demi terwujudnya sistem tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa”tambahnya.

Terkait dengan hal tersebut, masukan dari semua unsur, sangat diharapkan untuk kemajuan dan progres pemkab Takalar

“Dengan adanya input dari semua Unsure terkait,musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) akan menjadi lebih bermakna karena merupakan media utama konsultasi publik bagi segenap pelaku kepentingan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan desa/kelurahan dan kecamatan yang lebih berkualitas”harap Bupati Takalar.

Sebab Musrenbang sebagai pijakan periode RPJMD tahun 2022 dan kedepan agar pembangunan dapat berkesinambungan dan berkelanjutan.

“Tema pembangunan daerah tahun adalah peningkatan kualitas tata kelola penyelenggaraan pemerintahan dalam proses pembangunan untuk mewujudkan kabupaten takalar yang mandiri dan sejahtera”ujarnya.

Dijelaskan bupati para tim yang hadir, baik dari SKPD maupun dari para anggota DPRD, agar bisa menjembatani dan memberikan pencerahan kepada forum musyawarah demi terwujudnya peningkatan pembangunan.

“Semoga berbagai program yang telah, sedang dan akan dilakukan, bisa benar-benar menjadi wujud positif untuk kehidupan masyarakat kearah yang lebih baik maju dan sejahtera,” harap bupati lagi.

Ketua panitia musrenbang Takalar, Muhammad Waris Sijaya Skm, M.Kes, mengatakan, ini kegiatan rutin setiap tahun dan pelaksanaanya diawali musrenbang desa/kelurahan dan kecamatan.

Menurut Muh.Waris Sijaya, musrenbang ajang musyawarah pemangku kepentingan, membahas program- program prioritas daerah.

“Gambarannya, ribuan usulan program dari masyarakat Takalar yang dijaring organisasi perangkat daerah (OPD), melalui musrenbang tingkat desa/kelurahan kemudian diramu dan disingkrongkan melalui simtem aplikasi kemudian diverifikasi mana kegiatan dibiayai APBD kabupaten, APBD provinsi dan APBN,”ujarnya..

Waris menjelaskan total usulan kegiatan tahun ini sebanyak 1205 program untuk tahun 2022, dimasing-masing OPD misalnya dinas PU 480 kegiatan dibagi 5 bidang Dinas kesehatan 52 kegiatan, dinas pendidikan 60 kegiatan, dinas sosial 53 kegiatan, satpol PP 3 kegiatan, dinas lingkungan hidup 35 kegiatan, dinas PPKBPPA 2 kegiatan,

Adm kependudukan capil 1 kegiatan, PTSP 18 kegiatan, dinas koperasi dan UKM 64 kegiatan, dinas kelautan perikanan 1 kegiatan, dinas pariwisata pemuda dan olah raga 74 kegiatan, dinas perhubungan 17 kegiatan, bagian kesra sekertariat pemkab Takalar 14 kegiatan dan usulan reses anggota DPRD takalar 431 kegiatan.
(Jahar).

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top