Musda Belum Digelar, Kader Golkar Lutra Minta DPD I Evaluasi Arjuna

  • Whatsapp
Musda Belum Digelar, Kader Golkar Lutra Minta DPD I Evaluasi Arjuna

MASAMBA, UPEKS.co.id — Kader Golkar Luwu Utara meminta DPD I Golkar Sulsel untuk mengevaluasi Arifin Junaedi (Arjuna). Pasalnya hingga saat ini musyawarah daerah DPD II Golkar Luwu Utara tidak kunjung digelar.

Partai berlambang pohon beringin ini kini dalam kendali Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Luwu Utara Arifin Junaedi (Arjuna). Hal itu kembali memicu reaksi dari kader Golkar.

Bacaan Lainnya

Bahkan mereka meminta agar DPD I Golkar Sulsel untuk mengevaluasi Arjuna, yang dinilai tak sanggup menggelar musda. Pasalnya Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe sebelumnya menegaskan, paling lambat Maret 2021 musda sudah digelar.

” Kenyatanya sekarang sudah pertengahan April tanda-tanda musda akan digelar tak ada. Kami meminta agar Plt Ketua DPD II Golkar Luwu Utara, Arifin Junaedi di evaluasi. Kami menikai Arjuna tak sanggup menggelar musda,” kata Ketua BSN Partai Golkar Luwu Utara, Haeruddin Kasim.

Dia menambahkan, dalam surat tugas yang dikeluarkan DPD I Golkar Sulsel pada Desember 2020 tersebut, memberi amanah kepada Arjuna sebagai Plt Ketua Golkar Lutra, untuk melaksanakan musda paling lama 3 bulan setelah menerima SK itu atau Maret 2021 Golkat Lutra sudah harus punya nahkoda yang baru.

” Kan sekarang sudah bulan April, artinya secara administratif surat tugas tersebut kadaluarsa dan hatusdiperbarui. Terserah kalau misal surat tugas yang diperbarui nantinya kembali menunjuk Arifin Junaedi sebagai PLT Ketua tak apa,” ungkap Haeruddin.

“Tapi sebagai kader, kami berharap pembaruan surat tugas juga disertai evaluasi. Sudah lebih dari tiga bulan Arjuna bertugas sebagai PLT Ketua Golkar Luwu Utara dan musda belum juga dilaksanakan. Bisa dikatakan Arifin Junaedi telah gagal. Ini sudah kegagalan yang kedua setelah sebelumnya Arifin Junaedi juga gagal melaksanakan MUSDA pada 2016 lalu,” sambung pria yang akrab disaa Baso itu.

Menurt Baso, hal yang sangat wajar jika kader berharap DPD Partai Golkar Sulsel bisa menunjuk pengurus lain sebagai PLT Ketua. Pengurus yang lebih mampu mengarahkan dinamika di internal partai agar musda bisa segera dilaksanakan.

“Andai pak Arjuna mampu, saya yakin musda sudah digelar bulan maret kmarin. Kalau alasan belum ada persetujuan dari DPD I atau DPP itu juga menunjukkan kalau komunikasi Arjuna ke pengurus tingkat DPD I sampai DPP dipertanyakan,” pungkasnya.

“Kita hanya mau musda secepatnya digelar, itu saja,” tutup Haeruddin Kasim.(mah)