Minimalisir Potensi Konflik Warga, Ni’matullah Sosialisasi Kebangsaan di Maros

  • Whatsapp
Minimalisir Potensi Konflik Warga, Ni’matullah Sosialisasi Kebangsaan di Maros

MAROS.UPEKS.co.id— Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), H Ni’matullah kembali melaksanakan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan di walayah Daerah Pemilihannya.

Kali ini, Ni’matullah datang ke salah satu sekolah di jalan Taqwa, Kelurahan Baju Bodoa, Maros Baru. Disana, ia disambut ratusan warga yang menjadi peserta sosialisasi.

Bacaan Lainnya

Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan itu, mengatakan, sosialisasi kebangsaan itu merupakan salah satu tugas dari anggota DPRD Sulsel yang tujuannya untuk merajuk kebersamaan dan menguatkan solidaritas sosial.

“Jadi selain karena tugas, sosialisasi ini juga diniatkan sebagai ajang silaturahmi dengan warga. Saya sangat bahagia karena ini lokasi kedua saya sosialisasi, sebelumnya di Pangkep,” katanya, Senin (19/04).

Menurutnya, potensi konflik yang terjadi di wilayah Maros sendiri terbilang masih sangat terkontrol. Seperti konflik Pilkada yang dengan cepat mencair karena dibarengi perilaku politisi yang sangat dewasa.

“Di Maros ini seperti potensi konflik Pilkada yah memang tetap ada risidu tapi masih terkontrol dengan baik. Nah makanya dengan sosialisasi ini kita ingin lebih mempererat lagi jalinan kebangsaan,” terangnya.

Selain hal itu, Ni’matullah juga menyinggung soal peristiwa bom bunuh diri di gereja Katedral yang dilakukan sepasang suami istri. Menurutnya, faham radikalisme yang berujung pada kebecianlah yang akan membuat seseorang menjadi pelaku teror.

“Kita ingat bagaimana peristiwa bom bunuh diri di Katedral, Radikalisme ini harus kita kikis dengan salah satunya sosialisasi pemahaman kebangsaan, bahwa kita satu bangsa tidak boleh saling menyakiti,” ujarnya.

Selain di Maros dan Pangkep, Sosialisasi nilai kebangsaan itu juga rencananya akan kembali digelar oleh Ni’matullah di Barru dan juga Parepare. Selain sosialisasi kebangsaan, dalam kegiatan itu juga diisi dengan ceramah agama oleh ustad dari Makassar. (alfi).

 

 

Pos terkait