Komitmen Bupati Jadikan Maros Kabupaten Literasi Bukan Isapan Jempol

  • Whatsapp
Komitmen Bupati Jadikan Maros Kabupaten Literasi Bukan Isapan Jempol

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Sekolah Menulis Buku Maros Keren (SMBM) yang digagas Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) sebuah inovasi baru di Kabupaten Maros,.

Semenjak dipimpin Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Andi Syafril Chaidir Syam dan Hj.Suhartina Bohari bersama DPRD Maros akan melahirkan Peraturan Daerah tentang Literasi pertama di Sulsel.

Bacaan Lainnya

Hal ini pun membuat BAK penulis buku membentuk kegiatan sekolah non formal yang tidak terikat sehingga seluruh aktivitas peserta bisa ikut dengan santai, terukur dan terprogram sesuai kurikulum Sekolah Menulis Buku ini.

BAK mengharapkan para peserta yang ikut program sekolah SMBM secara gratis ini dapat menggali minat membaca menulis para guru, pustakawan, pegiat literasi dan finalis Duta Baca Sulsel 2021 maupun memberi pengalaman dalam penulisan buku sehingga dapat menjadi profesional.

Alhamdulillah, Minggu (4/4) di kafe 78 Makassar berlangsung.pertemuan pertama Sekolah Menulis Buku Maros
Keren (SMBM) yang digagas BAK, sebuah inovasi baru di Kabupaten Maros, dilaksanakan Ikatan Pustakawan
Indonesia Kab.Maros.

Hal ini pun membuat BAK, membentuk kegiatan sekolah non formal yang tidak terikat sehingga seluruh aktivitas peserta bisa menjadi virus penyebar kebiasaan membaca dan menulis.

Menurut Ketua IPI Maros, Irham Bijaksana, SMBM akan diikuti 20 putra putri Kab Maros berlatar belakang Guru, Pustakawan dan 7 orang dari Takalar, Gowa, Makassar.

“Kami akan melakukan 12 kali pertemuan, pertemuan pertama memassal dan simultan yang dihadiri pemateri dari luar daerah diantaranya Jakarta, Surabaya, Bandung, Solo, Makassar,” papar Irham.

Menurut Irham, BAK juga memaparkan bukan hanya guru dari berbagai daerah tetapi juga akan diisi Ketua Fraksi PPP DPR RI yang juga Anggota DPR RI, Dr.H.M.Amir Uskara, M.Kes. untuk memotivasi peserta Sekolah Menulis Ramadhan Keren.

Narasumber yang sudah siap diantaranya, Dr.Ir.H.Mohammad Jafar Jafsah, Dr.Ir.Adrinal Tanjung, M.Sc., Adi Wijaya, ST.M.Ikom, Dr.Hj.Kembong Daeng, M.Hum., Rusli Siri,M.M., Fachmi Casofa, Alif We Onggang.

Dalam kegiatan ini akan diisi melalui perjumpaan pertama dengan tatap muka, dan selanjutnya melalui proses daring selama 12 pertemuan untuk memberi pemahaman para peserta dalam metode penulisan.

Kelas SMBM ini hanya menampung 27 peserta dari berbagai golongan yang ada di kabupaten Maros. Mulai tingkat guru SMP, SMA.

BAK saat jumpa persnya didampingi Duta Baca Sulsel Opi, Ketua Perpustakaan Lorong Desa Maros Takbir Abadi, Akademisi dan peneliti Herman Lilo dan Irham Bijaksana. (rls)

Pos terkait