Kapolres Enrekang Puji Prokes Masjid Al-Kautsar, Bisa Jadi Contoh

  • Whatsapp
Kapolres Enrekang Puji Prokes Masjid Al-Kautsar, Bisa Jadi Contoh

ENREKANG, UPEKS.co.id — Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH melaksanakan Syiar Ramadhan di Masjid Al-Kautsar Talaga, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang dalam rangka penegakan prokes di tempat ibadah, Senin(26/04/21).

Usai melaksanakan Sholat Isya, Kapolres Enrekang menyempatkan memperkenalkan diri kepada jemaah Masjid Al-Kautsar

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya menyampaikan pesan-pesan kamtibmas di depan para jamaah yang hadir.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat bahwa mudik pada tahun ini dilarang. ” Tapi kita tetap bersyukur karena pada tahun ini kita bisa melaksanakan ibadah di masjid-masjid, berbeda pada tahun kemarin kita melaksanakan ibadah dirumah masing – masing mengingat suasana pandemi masih belum berakhir”. Kata Andi
Sinjaya.

” Kami dari tim Satgas Covid 19, Selalu Menghimbau agar masyarakat selalu mematuhi dan melaksanakan prokes di wilayah Kabupaten Enrekang”. Lanjutnya.

Agar Kabupaten Enrekang bisa kembali lagi ke zona Hijau, semua masyarakat harus mendukung atau mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

“Untuk Masjid Al-Kautsar bisa menjadi contoh yang baik, karena dalam pelaksanaan beribadah sudah mengikuti prokes Covid-19” ujarnya

Program syiar Ramadhan ini di bentuk dengan tujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko COVID-19. Program Ini dilaksanakan dengan pendekatan Kepolisian Preemtif & Preventif.

AKBP Andi Sinjaya menambahkan Polres Enrekang telah meluncurkan dua program yaitu Program Syiar Ramadhan dengan tujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko
COVID-19. Program Ini dilaksanakan dengan pendekatan Kepolisian Preemtif dan Preventif.

Kemudian Program anti pekat (penyakit masyarakat) diantaranya menyasar seperti Balapan Liar (Bali), Knalpot Racing, Tawuran, Petasan, dan Minuman Keras (Miras). Dimana Pendekatan Kepolisian yang digunakan selain Preventif namun juga Represif secara selektif Prioritas, guna mewujudkan Enrekang maju aman dan sejahterah (Sry).

Pos terkait