Jelang Ramadhan, Kominda Gelar Rakor

  • Whatsapp
Jelang Ramadhan, Kominda Gelar Rakor

MAJENE, UPEKS.co.id—Menjelang bulan suci Rmadhan, Komunitas Intelijen (Kominda) kabupaten Majene menggelar rapat koordinasi dalam rangka menjaga stabilitas dan kondusivitas di wilayah Majene.

Rapat yang dipimpin kepala Kesbang Pol Majene, Rustam Rauf, di ruang rapat wakil bupati Majene, Kamis (8/4/2021).

Bacaan Lainnya

Turut hadir Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji, Kajari Majene Nursurya, Pasi Ops Kodim 1401 Majene, Kapten Inf. Julius Embato, Kepala Kemenang Majene, Adnan Nota serta beberapa pimpinan OPD dan para Camat.

Kepala Kesbang Pol, Rustam Rauf dalam sambutannya mengatakan, bahwa dalam rangka menyambut bulan suci
Ramadan dan Idul Fitri 2021 pemerintah kabupaten Majene harus bisa menjaga stabilitas harga dan stok kebutuhan bahan pokok serta ketersedian sembilan bahan pokok (sembako).

“Sejumlah hal yang harus dipersiapkan menyongsong bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2021. Termasuk  identifikasi dan analisis potensi kerawanan dan stabilitas harga sembako dan gas elpiji menjelang bulan Ramadhan hingga Lebaran nanti,” kata Rustam.

Dalam rapat, Rustam juga mengharapkan kerjasama dan dukungan dari instansi terkait, baik dari Kepolisian, Kodim, dan Kejaksaan untuk mengatasi hal tersebut.

”Agar di bulan suci tahun ini, meski masih dalam masa pandemi Covid-19, situasi kamtibmas tetap dalam keadaan kondusif, sehingga masyarakat dalam melaksanakan ibadah juga aman dan lancar,” ujarnya.

Terkait adanya balapan liar yang sering terjadi saat bulan Ramadhan, beberapa Camat mengharapkan kepada petugas keamanan, baik dari Kepolisian maupun dari TNI agar bisa sedini mungkin dapat mencegah.

“Biasanya terjadi pada saat menjelang buka puasa, atau istilahnya ngabuburit, atau pada waktu subuh, puluhan pemuda sering melakukan balapan liar, olehnya itu dalam rapat ini kami berharap agar pihak keamanan sedini mungkin dapat mengantisipasi, karena ini sangat mengganggu masyarakat lainnya,” ucap Harmawati Camat Sendana

Dalam rapat juga terungkap adanya kelonggaran pelaksanaan shalat tarawih maupun aktivitas keagamaan lainnya selama bulan Ramadan mendatang dengan beberapa aturan yang disepakati dalam pelaksanaan aktivitas keagamaan tersebut, seperti jaga jarak dan pakai masker.

Apapun ceramah tarawih waktu durasi maksimal 15 sampai 20 menit, begitupun ceramah setelah shalat Subuh.

Selain itu, Masjid memasang imbauan protokol kesehatan dan menyediakan sarana tempat cuci tangan, hand sanitizer dan kebutuhan lainnya. (Alim).

Pos terkait