Inilah Pesan Pejabat Makassar di Hari Kebudayaan Tahun Ini

  • Whatsapp
Inilah Pesan Pejabat Makassar di Hari Kebudayaan Tahun Ini

INI tahun ketiga. Perayaan ini selalu meriah. Meriah baju adatnya. Dan meriah kegiatan-kegiatannya. Dan meriah pementasan teaternya.

Hari Kebudayaan. Selalu diperingati setiap tanggal, 1 April. Di Kota Makassar, berbagai kegiatan digelar. Untuk mewarnai perayaan tahun ini.

Bacaan Lainnya

Inilah Pesan Pejabat Makassar di Hari Kebudayaan Tahun Ini

Mulai dari berpakaian adat. Nasehat budaya dari walikota dan wakil walikota. Ada cerdas-cermat. Pementasan teater. Sampai pada acara vaksinasinya.

Perayaan ini semakin meriah dengan keikusertaan Walikota Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto bersama Wakil Walikota Fatmawati Rusdi. Dan Ketua Tim PKK Kota Makassar Indira Jusuf Ismail beserta Kadis Pariwisata Makassar Herfida Attas. Dalam acara itu.

Inilah Pesan Pejabat Makassar di Hari Kebudayaan Tahun Ini

Walikota Danny mengajak seluruh generasi muda. Bersama-sama melestarikan. Dan  tidak melupakan akar budaya dari nenek moyang kita.

“Hari Kebudayaan Makassar bukanlah perayaan tanpa makna. Hari Kebudayaan ini mengingatkan kita kembali. Pentingnya menjaga norma budaya. Dan menerapkannya dalam kehidupan keseharian kita. Tidak perlu malu dengan bahasa dan dialek. Justru itulah yang akan menjadi pengenal atau identitas kita sebagai orang Makassar,” kata Danny.

Inilah Pesan Pejabat Makassar di Hari Kebudayaan Tahun Ini

Ajakan ini dilontarkan Walikota Danny kepada siswa SD dan SMP se-Kota Makassar untuk mengenal budaya Kota Makassar. Pada momentum Hari Kebudayaan Kota Makassar yang ketiga di Museum Kota Makassar, Jalan Balaikota, Makassar, Kamis (1/4/2021).

Tidak kurang dari 1.000 siswa yang terhubung secara virtual pada peringatakan Hari Kebudayaan Kota Makassar. Dan mendengar serta menyimak nasehat kebudayaan Walikota Danny.

Tahun ini. Perayaan Hari Kebudayaan mengambil tema “Rampak Budaya Baru Makassar”. Ini mengisyaratkan sebuah terobosan kebiasaan baru. Yang harus dilakukan di masa sekarang. Agar saling menjaga diri dan keluarga.

“Rampak budaya baru Makassar ini yaitu; mengajak semua masyarakat Makassar ikut vaksin. Mensukseskan festival vaksinasi, membentengi diri dari serangan virus covid-19, juga sebagai langkah awal pemerintah agar dapat kembali membuka sekolah tatap muka,” kuncinya.

Inilah Pesan Pejabat Makassar di Hari Kebudayaan Tahun Ini

“Banyak siswa yang tidak mengenal budaya secara utuh. Mereka hanya tahu dari media sosial,” kata Danny.

Hari Kebudayaan Kota Makassar memang baru yang ketiga kalinya. Namun, Danny mengaku, budaya Makassar bukan budaya yang baru.

“Peringatan Hari Kebudayaan ini untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada anak-anak,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, punya pesan lain. Dia mengimbau agar siswa se-Kota Makassar membudayakan protokol kesehatan (prokes).

“Memakai masker, cuci tangan, jaga jarak harus sama-sama kita biasakan dan menjadi budaya,” imbau Fatma, di Museum Kota Makassar, Jalan Balaikota.

Menurut Fatma, penerapan suatu hal yang baru bisa berhasil karena dibiasakan sehingga menjadi budaya bersama.

Penerapan prokes diyakini Fatma memicu timbulnya kerinduan siswa akan suasana lingkungan sekolah.

Karena itu, penerapan prokes dengan pendekatan budaya dan pelaksanaan vaksinasi bisa memutus Covid 19 dan mempercepat sekolah tatap muka kembali.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Makassar, Herfida Attas juga punya penyampaian khusus. Menurutnya, pandemi Covid 19 yang melanda Kota Makassar menyebabkan peringatan Hari Kebudayaan Kota Makassar ke-3 tak bisa dilaksanakan secara normal.

Momentum tersebut diperingati dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Mesti tak bisa bertatap muka langsung, namun aktivitas dan kerja tetap dilaksanakan secara maksimal.

Pegawai-pegawai lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melaksanakan tugas dengan mengenakan baju adat.

Inilah Pesan Pejabat Makassar di Hari Kebudayaan Tahun Ini

Herfida juga menekankan budaya baru pada peringatan Hari Kebudayaan Kota Makassar ke-3. Budaya baru tersebut, yakni vaksinasi dan prokes.

“Ada budaya baru yang harus diikuti bersama, vaksinasi, memakai masker, dan jaga jarak,” kata Herfida di Museum Kota Makassar, Jalan Balaikota.

Selain itu, tambahnya, dilaksanakan pula festival smart vaksinasi Kota Makassar di lapangan Karebosi Makassar. Ada 1.000 orang yang divaksin, terdiri dari guru, pelaku dan pekerja seni di Kota Makassar. (Pariwara)

Pos terkait