Hasil Ekspose Kejari Takalar, Dugaan Korupsi BOP ,Tahap Penyidikan

  • Whatsapp
Hasil Ekspose Kejari Takalar, Dugaan Korupsi BOP ,Tahap Penyidikan

TAKALAR, UPEKS.co.id—Setelah pihak kejaksaan melakukan ekspose terhadap kasus dugaan Korupsi BOP bantuan dari kementerian Agama RI menemui titik terang.

Untuk itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar menaikkan status ke tahap penyidikan atas dugaan pemotongan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Kemenag untuk TPA/TPQ Takalar tahun anggaran 2020 ke tahap penyidikan.

Bacaan Lainnya

Setelah melalui ekspose sekitar dua jam, Rabu 7 april 2021 sekitar jam 21.00 wita di ruang ekspose Kejari Takalar akhirnya diputuskan menaikkan status penyelidikan ke penyidikan.

Hal ini kita tingkatkan ke penyidikan karena telah ditemukan awal terjadinya dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) yang disertai ditemukannya dua alat bukti dalam penanganan perkara tersebut, ungkap Kajari Takalar, Salahuddin, SH, MH melalui Kasipidsus, Herdiawan Prayudi, jum’at (09/04).

“Saat ini Tim Penyidik sudah terbentuk berdasarkan Sprint-02/P4.32/Fd.1/04/2021 tertanggal 08 April 2021, dengan terbitnya Sprin-Dik tersebut maka langkah awal yang dilakukan oleh Tim Penyidik tentunya dalam waktu dekat ini akan memanggil saksi dengan tujuan untuk menemukan sebanyak-banyaknya alat bukti serta menemukan siapa pelaku pidananya,” tegas Herdiawan Prayudi.

Diketahui sebelumnya kasus dugaan korupsi tersebut, merupakan bantuan hibah untuk Biaya Operasional Pendidikan (BOP) tahun 2020 dari Kemenag RI yang diperuntukkan untuk 109 TPA/TPQ dengan tujuan memutus Covid-19.

“Bantuan dari Kemenag RI itu dikirim ke rekening masing-masing lembaga Untuk tahun 2020 penyalurannya dilakukan empat tahap. Setiap TPA/TPQ menerima senilai Rp10 juta kemudian dana itu dipotong mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp4 juta,” katanya.(Jahar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *