SULAWESI SELATAN

Bupati Minta Semua Stakeholder Komitmen Tangani Stunting

Bupati Minta Semua Stakeholder Komitmen Tangani Stunting

KOLAKA, UPEKS.co.id–Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Ahmad Safei meminta kepada semua stakeholder berkomitmen untuk menangani masalah stunting. Tegas Bupati saat membuka pertemuan lintas sektor dalam rangka rembuk stunting(aksi 3) program percepatan pencegahan dan penurunan Stunting di Kab Kolaka tahun 2021 berlangsung di salah satu hotel pada(31/3/21).

Dikatannya bahwa masalah stunting di Kolaka cukup tinggi, berdasarkan data dari Bappenas RI pernah mencapai angka 29 persen.”Angka ini sangat jauh dari target nasional,”ungkap Bupati.

Menurut Bupati bahwa hal ini menjadi suatu anomali, mengapa demikian kata Bupati angka pertumbuhan perkapita masyarakat Kolaka cukup baik, bahkan bisa dikatakan terbaik dari semua kabupaten dan kota se Sultra.

“Tetapi yang terjadi adalah angka stuntingnya sangat tinggi,”ujar Bupati dengan nada prihatin.

Bupati meminta agar pelayanan kesehatan Posyandu dikatifkan kembali.
“Agar pelayanan kepada balita maupun ibu-ibu hamil bisa diperhatikan masalah pemberian gizinya, dan perkembangan janin dalam kandungan,”pinta Bupati.
Selain itu Bupati juga berharap agar para Kepala Desa(Kades) dan Lurah lebih intensif memperhatikan kondisi masyarakat di lapangan, terutama kepada para wanita yang sedang hamil agar diperhatikan masalah pemberian gizi.
“Dana desa dan anggaran dana desa harus berperan dalam menangani masalah stunting,”harap Safei.

Lanjut Safei dengan keseriusan Pemda Kolaka dalam menangani stunting sehingga di tahun 2021 sudah menunjukkan grafik penurunan 14,6 persen. Meskipun angka itu masih tetap tinggi karena melebihi dari target nasional.

Untuk itu Bupati meminta kepada semua stakehokder bisa merubah pola pikir masyarakat untuk  memperhatikan masalah asupan gizi terutama kepada wanita yang sedang mengandung janin. Asupan gizi kepada wanita hamil sangat menentukan untuk pembentukan dan perkembangan otak janin dalam kandungan.

“Kalau wanita sedang hamil tetapi asupan gizinya tidak diperhatikan, maka bayi yang dilahirkan rentan berdampak stunting,” ujar Bupati.

Dihadiri Bupati Kolaka H Ahmad Safei, Ketua DPRD Kolaka H Syaifullah Halik, Sekda Kolaka H Poitu Murtopo, jajaran Kepala SKPD, para Camat, Lurah, Kepala Desa, Kepala Puskesmas, dan akademisi.(pil)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top