Bupati Maros Chaidir Syam Launching Sekolah Menulis Buku Ramadhan Keren

  • Whatsapp
Bupati Maros Chaidir Syam Launching Sekolah Menulis Buku Ramadhan Keren

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Bupati Maros Chaidir Syam, melaunching Sekolah Menulis Buku Ramadhan Keren, Minggu 11 April 2021 di Aula SMP 2 Maros.

Sekolah Menulis Buku Ramadhan Keren diselenggarakan Ikatan Pustakawan Indonesia Kab.Maros dengan Penggagas Tokoh perbukuan Nasional Bachtiar Adnan Kusuma (BAK). Hadir Anggota Komisi E DPRD Sulsel Andi Mohammad Irfan AB, Kadis Pendidikan Maros, Asisten II Sekwilda Maros, Kadis Perpustakaan Arsip Provinsi Sulsel, Seniman Sulsel Yudhistira Sukatanya, M.Amir Jaya dan Guru dan pustakawan Kab.Maros.

Bacaan Lainnya

Kadis Perpustakaan Arsip Provinsi Sulsel, Moh. Hasan Sijaya, apresiasi tinggi hadirnya sekolah menulis buku Ramadhan Keren bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Sulsel.

“Saya berharap dengan Sekolah Menulis Buku Ramadhan Keren memperkuat Maros sebagai Kabupaten Literasi di Sulsel” papar Hasan.

Bupati Maros mengapresiasi kegiatan sekolah menulis ramadhan ini. Menurutnya, kita mesti melakukan kerja cepat untuk meningkatkan semangat literasi dan salah satunya dengan cara menulis.

Karena itu, Chaidir Syam berharap, hadirnya sekolah menulis buku Maros Keren bisa jadi pemicu kembalinya semangat berliterasi di Kab.Maros yang sejak lama telah tumbuh berkembang.

Sementara ini juga, Melalui koordinasi DPRD Kab. Maros, tengah proses Perda Literasi Maros dan itu sudah masuk dalam tahap Ranperda.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Irfan AB menjelaskan, histori nenek moyang kita penulis ulung. Sebagai contohnya, Naskah Karya Colli Pujie dengan naskah terpanjang mengalahkan naskah mahabrata dari India yaitu La Galigo.

Irfan melanjutkan, khusus d Maros prasasti batu yang ada di leang-leang Kec Bantimurung kab. Maros sebagai simbol peradaban pertama umat manusia mengalahkan prasasti yang ada di Spanyol.

Irham Bijaksana, Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Maros menjelaskan, kegiatan ini diinisiasi BAK selaku ketua Forum Perpustakaan Lorong Desa Sulsel. Peserta 25 orang dari Maros, Makassar,Gowa dan Takalar. (rls)

Pos terkait