Bupati Luwu Resmikan Unit Hemodialisis RSUD Batara Guru

  • Whatsapp
Bupati Luwu Resmikan Unit Hemodialisis RSUD Batara Guru

LUWU.UPEKS.co.id—Ruang Unit Hemodialisis Rumah Sakit Batara Guru telah beroperasi pasca diresmikan oleh Bupati Luwu Basmin Mattayang, ditandai dengan pengguntingan pita sekaligus memantau pengoperasian ruangan, Senin (12/04).

Dokter Daud selaku Direktur RSUD Batara Guru, melaporkan berkat dukungan semua pihak beserta petunjuk Bupati Luwu sehingga unit ini bisa mencapai peresmian. Dengan peresmian ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat Luwu yang membutuhkan.

Bacaan Lainnya

“Sebenarnya rencana layanan Hemodialisa ini direncanakan sejak 2018 lalu namun dengan berbagai kendala Alhamdulillah hari ini bisa diresmikan berkat kerjasa semua tim”ujar Ketua PSC 119 Palopo itu. Unit ini direncanakan sejak tahun 2014, namun saat ini baru sempat terlaksana berkat kerjasama tim Hemodialisis.

Bupati Luwu Doktor Basmin Mattayangmengatakan, satu keberuntungan karena berkat kerjasa antara Batara Guru dan Pemerintah Sulsel sehingga alat ini bisa didapatkan,

Betapa pentingnya alat ini sehingga atas nama pemerintah “saya mengucapkan terimakasih pada pihak terkait yang mampu mendatangkan alat ini.

“Saya berpesan pada pihak pengguna agar alat ini digunakan dengan baik, dijaga dan dipelihara untuk kebutuhan masyarakat yang sangat vital”ungkapnya

Ikatan Perawat Hemodialisis Indonesia, Provinsi Sulsel Resky S Kep ners, mengatakan ruangan unit ini baru 4 tempat tidur yang disiapkan. Unit ini sangat dibutuhkan dengan meningkatnya masyarakat yang memerlukan perawatan khusus Hemodialisis .

“Banyak pasien dari daerah Luwu di rumah sakit Wahidin yang harus berpindah domisili hanya untuk mendapatkan perawatan Hemodialisis” ujarnya.

Koordinator Pernefri Indonesia bagian timur, dokter Akhyar Albar, dalam sambutannya mengatakan sangat mendukung kegiatan yang merupakan pelayanan karena dari tahun ke tahun gagal ginjal setiap tahunnya makin meningkat.

Gagal ginjal bukanlah akhir segalanya tapi ada upaya lain yang dilakukan untuk bisa menambah kualitas kesehatan dan hidup pasien salah satunya yakni cuci darah. Tapi karena pelayanan yang jauh sehingga dapat mengurangi kulaitas ekonomi pasien. (echa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *