Balap Liar, Satlantas Polres Bantaeng Amankan Tiga Roda Dua

  • Whatsapp
Balap Liar, Satlantas Polres Bantaeng Amankan Tiga Roda Dua

BANTAENG,UPEKS.co.id—Satuan lalulintas (Sat Lantas) Polres Bantaeng tahap 3 (tiga) unit kendaraan bermotor roda dua di kampung Sasayya Kelurahan Bonto sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten, Bantaeng, Sulsel, Minggu dinihari 25 April.

Penahanan dilakukan, menindaklanjuti keluhan masyarakat seringnya terjadi balapan liar di beberapa tempat pada jam-jam tertentu dalam bulan puasa ini.

Bacaan Lainnya

Aipda Udin yang terjun ke lapangan menegaskan, tindakan pengamanan terhadap 3 unit kendaraan bermotor itu berawal dari banyaknya keluhan masyarakat adanya aksi balapan liar yang meresahkan masyarakat.

“Kami melaksanakan Patroli pada jam jam tengah malam karena banyak menerima laporan warga bila sering terjadi balapan liar”, Kata Aipda Udin, Personel Pos Pelayanan Lalulintas Terpadu Polres Bantaeng.

Dia menjelaskan saat para pelaku balapan liar melihat mobil patroli langsung melarikan diri ke arah kampung Sasayya, sehingga dikuti dan berhasil mengamankan 3 unit kendaraan sepeda motor, Namun para pengendaranya melarikan diri meninggalkan kendaraannya.

Paur Humas Polres Bantaeng, Aiptu Syamsuddin Latif dalam keterangan singkatnya bahwa tindakan dilakukan sebagai respon piket lalulintas yang mendapat informasi tentang adanya pelaku balap liar yang sudah meresahkan warga, Sehingga piket mendatangi lokasi balapan dan mengamankan 3 unit kendaraan yang digunakan untuk balapan liar.

“Sebelum diamankan di kampung Sasayya, 3 unit kendaraan tersebut terlibat balapan liar di Jalan Dr. Ratulangi, kelurahan letta sekitar pukul 02.00 WITA. Hal ini menindak lanjuti laporan salahsatu warga Letta berinisial (M) kalau sering terjadi balapan liar yang sangat mengganggu karena dilakukan tengah malam dan suara motor sangat keras/bising”, Ungkapnya.

Sementara Kasat lantas Polres Bantaeng, AKP Badruz Zaman, S.Sos menyampaikan kalau tindakan ini merupakan atensi pimpinan agar mengantisipasi terjadinya balapan liar karena sangat mengganggu warga dengan suara knalpot yang bising/ brong termasuk mengganggu pengguna jalan lainnya.(Irwan.Patra)

Pos terkait