Komisi II DPRD Usul Pelabuhan Majene Tempat Penyeberangan Kapal Fery

  • Whatsapp
Komisi II DPRD Usul Pelabuhan Majene Tempat Penyeberangan Kapal Fery

MAJENE, UPEKS.co.id—Komisi II DPRD Majene usul pelabuhan Majene dijadikan tempat penyeberangan kapal Fery tujuan Kalimantan. Hal ini dikatakan Ketua Komisi II DPRD Majene Hasriadi, usai rapat bersama Pemkab Majene, Senin (26/4/2021).

Menurut Hasriadi, ada peluang untuk Kabupaten Majene bisa dijadikan tempat penyeberangan kapal Fery maupun tol Laut menuju Kalimantan Selatan, mengingat Kabupaten Majene memiliki dua pelabuhan yang strategis.

Bacaan Lainnya

“Kabupaten Majene saat ini sudah memiliki dua pelabuhan penyeberangan, yaitu pelabuhan Passarang digunakan
pada saat musim barat dan pelabuhan Palipi Sendana digunakan pada saat musin timur, ini kita bisa menangkap peluang untuk penyeberanggan kapal Fery maupun tol Laut ke Kalsel,” terang Hasriadi.

Olehnya itu kata Hasriadi, Komisi II DPRD Majene melakukan pertemuan dengan jajaran pemkab Majene untuk membicarakan peluang tersebut, disamping itu Komisi II DPRD Majene juga sedang membuat data.

“Data yang dimaksud, baik dari sisi ketersediaan persiapan pelabuhan maupun giografis Majene yang sangat strategis mengarah ke calon Ibu Kota Negara nanti. Jadi semua kapal yang dari Pare-Pare, maupun dari Polewali mengambil haluan titik Majene baru menyeberang ke Kalimantan, termasuk penyeberangan kapal Fery,”ungkap Hasriadi.

Lanjut Hasriadi menjelaskan, ditinjau dari sisi geografis juga salah satu pilihan bahwa Majene yang cukup potensial, bahkan dari sisi penyeberangan juga Majene sangat aman dan kedalaman di pelabuhan Passarang dan Palipi sudah memenuhi standar sesuai data dari Syahbandar.

“Makanya kita buat desain dan membuat data dulu, Syahbandar juga sudah mendukung, karena kita ingin patenkan Majene untuk penyeberangan ke Kalimantaan. Kemudian untuk penyeberangan ini ada dua arah, dari pemerintah dan swasta dan kami sudah dari Balikpapan dan Balikpapan sudah welcome untuk untuk membuka
jalur, bahkan kita sudah ketemu walikota,”katanya.

Lebih lanjut Hasriadi mengatakan, jika ini terwujud ia yakin peta ekonomi di Majene akan mengalami perubahan, baik dari sisi peredaraan uang maupun peredaran manusia dan peredaran barang.

“Salah satu catatan yang kami bawa ke Panajam adalah meminta pemerintah disana kira-kira komoditi apa yang Majene bisa dijadikan penyangga, apalagi Kalimantan sebagai calon Ibu Kota Negara, olehnya itu beberapa waktu lalu kami bawa beberapa Dinas ke Kalimantan untuk melakukan penandatanganan MoU di sana,”pungkasnya. (Alim).

Pos terkait