FORSDA Desak Dilakukan Investigasi Terbakarnya Belt Conveyor Antam

  • Whatsapp
FORSDA Desak Dilakukan Investigasi Terbakarnya Belt Conveyor Antam

KOLAKA,UPEKS.co.id—Ketua Forum Swadaya Masyarakat Daerah (FORSDA) Kolaka Sulawesi Tenggara Jabir Teto Luhukuwi minta dilakukan audit internal sekaligus investigasi oleh pihak managemen PT Antam,Tbk UNP Nikel Pomalaa, atas terbakarnya Belt Conveyor di Antam Pomalaa, Jumat (23/4/21).

“Kami mendorong adanya audit internal sekaligus investigasi oleh pihak managemen Antam untuk memastikan apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran terhadap Belt Conveyors dan hasilnya di umumkan kepublik,”pinta Jabir kepada media melalui WhatsAppnya, Selasa (27/4/21)

Bacaan Lainnya

Dia sangat sesalkan kejadian itu. Menurutnya Belt Conveyor ini dibangun dalam rangka meningkatkan kemampuan produksi perusahaan Antam. Belt Conveyor ini kata Jabir juga merupakan bagian kegiatan kontruksi proyek perluasan Feronikel Pomalaa dilakukan Antam sejak 2013 lalu.

Terdiri dari delapan paket proyek kegiatan meliputi konstruksi meliputi pembangunan Jetty, dan fasilitas lainnya termasuk Belt Conveyor, Feni 1 plat, electric smelting, furnace, oxygen plant dan pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 2×30 MW dengan total investasi US$573.

“Jadi Belt Convenyor terbakar akan sangat merugikan perusahaan, apalagi ini perusahaan plat merah, makanya perlu dilakukan audit internal sekaligus investigasi apa penyebab terbakarnya fasiltas tersebut. Dan hasilnya publik harus ketahui,”ujar Jabir.(pil)

Pos terkait