Paparkan 4 Pilar Pemulihan Ekonomi, Arsjad Rasjid Harap Dukungan Kadin Sulsel

  • Whatsapp
Paparkan 4 Pilar Pemulihan Ekonomi, Arsjad Rasjid Harap Dukungan Kadin Sulsel

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha, Arsjad Rasjid yang juga Calon Ketua Umum (Caketum) Kadin berharap bisa mendapat dukungan dari Kadin se- Sulsel.

Dalam kunjungannya di Kota Makassar, Arsjad Rasjid menggelar buka puasa bersama Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) serta para Ketua Kadin 24 Kabupaten Kota, di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (24/4/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Arsjad yang juga Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk memaparkan visinya membangun Kadin baru yang inklusif dan kolaboratif, jika nantinya ia mendapat amanah. “Saya tentu berharap Kadin ini bisa menjadi lebih baik dalam bingkai kolaborasi,” katanya.

Arsjad Rasjid juga menyampaikan 4 pilar utama yang perlu jadi sorotan, khususnya dalam upaya pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Pertama, terkait sektor kesehatan. “Sektor ini penting kita perbaiki. Kita perkuat sektor ini dengan membangun industri kesehatan,” terangnya.

Selanjutnya, ia berhasrat untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional dari daerah. Pasalnya, kontribusi dari daerah diyakini akan membuat perekonomian lebih cepat terpacu.

“Ekonomi nasional tidak mungkin maju tanpa mendorong kemajuan ekonomi daerah, setiap daerah tentu memiliki potensi sendiri. Tergantung bagaimana strategi kita membangun daerah,” katanya.

Ketiga, mendorong kewirausahaan dan kompetensi. Apalagi dengan dikeluarkannya Undang-undang Cipta Kerja oleh pemerintah yang akan menjadi sumber terciptanya lapangan kerja, sehingga angka kemiskinan bisa turun.

“Dengan banyaknya lapangan pekerjaan, bisa menekan angka kemiskinan. Sisa kompetensi ditingkatkan sejalan dengan era digital,” urainya.

Adapun pilar keempat, yakni memperbaiki para pengusaha itu sendiri, khususnya yang berada di dalam lingkaran Kadin. “Indonesia butuh Kadin baru yang inklusif dan kolaboratif. Kadin harus menjadi rumah bersama, sekaligus wadah kerja sama dan kolaborasi antara pengusaha dan pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Sulsel AIA menegaskan, sejauh ini pihaknya masih sebatas membangun silaturahmi dengan semua calon, belum secara resmi membuat pernyataan dukungan.

“Kami masih berdiri tegak dan belum menyatakan dukungan kepada calon mana pun. Melalui pleno nanti, sikap dukungan Kadin Sulsel akan kami bahas. Tetapi yang jelas di masa pandemi ini, kami butuh ketua Kadin yang bisa memberikan solusi untuk kita bangkit,” katanya. (eky)

Pos terkait