Melalui Ramadhan Fest, Diskop Sulsel Dorong UKM Bangkit

  • Whatsapp
Melalui Ramadhan Fest, Diskop Sulsel Dorong UKM Bangkit

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 lalu membuat perekonomian nasional, bahkan global tertekan.

Sektor UKM merupakan salah satu sektor yang paling merasakan dampak pandemi.

Bacaan Lainnya

Bulan suci Ramadhan tahun ini diharapkan menjadi momentum tepat untuk melanjutkan perbaikan perekonomian Sulsel, melalui kebangkitan pelaku UKM. Untuk itu, Dinas Koperasi dan UKM Sulsel menggelar Ramadhan Fest 2021.

Kegiatan yang digelar sejak 18 hingga 25 April 2021 itu mengusung tema ‘Maju dan Bertumbuh Bersama Meraih Berkah di Bulan Suci. Ramadhan Fest yang digelar di halaman Kantor Diskop UKM Sulsel itu berlangsung mulai pukul 15.00 Wita sampai pukul 20.00 Wita.

Adapun jumlah tenant yang disiapkan gratis kepada UKM yakni sebanyak 74 tenant. Sementara produk UKM yang dijajakan pun beragam, mulai dari makanan, minuman, fashion hingga kerajinan tangan.

Kepala Diskop dan UKM Sulsel, Abd Malik Faisal mengatakan, Ramadhan Fest yang digelar untuk ketiga kalinya ini merupakan salah satu program rutin, yang sama sekali tidak menggunakan APBD.

Malik Faisal berharap, Ramadhan Fest ini bisa menjadi momentum bagi pelaku UKM Sulsel untuk bangkit, setelah terdampak pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2020.

“Kegiatan ini kami harap jadi momentum bagi UKM menangkap peluang di Bulan Suci Ramadhan. Pandemi membuat UKM kita masih banyak yang kesulitan menjalankan usahanya, terutama untuk mendapatkan tempat usaha dan pembeli,” kata Malik Faisal, Rabu (21/4/2021).

Malik Faisal mengakui, meski Ramadhan Fest kali ini digelar dengan protokol kesehatan ketat, namun dari sisi nominal transaksi selama berlangsungnya kegiatan cukup besar.

“Ramadhan Fest yang digelar di tengah pandemi ini malah lebih ramai dibandingkan sebelumnya. Semoga momentum ini bisa membuat UKM kita optimis menatap tahun ini untuk kembali bangkit,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ramadhan Fest, Bachtiar Baso, menambahkan, pada hari pertama kegiatan tersebut dimulai, jumlah omset mampu melampaui target Diskop UKM Sulsel yakni sebesar Rp20 juta per hari.

“Alhamdulillah, omset hari pertama mencapai Rp30 jutaan. Hari kedua sekitar Rp25 jutaan. Target omset per harinya kami sesuaikan dengan jumlah tenant dan kondisi pembatasan, karena adanya protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Sekadar informasi, selain menyajikan jajanan produk UKM, dalam Ramadhan Fest ini juga digelar sejumlah rangkaian kegiatan, diantaranya Talk Show membahas tentang kebangkitan usaha di masa pandemi, lomba mewarnai, da’i cilik, serta penyerahan hadiah lomba foto cerita warisan tradisional. (eky)

Pos terkait