Kuliah Tamu, Prodi Ekonomi Islam Unismuh Hadirkan Pakar Keuangan Syariah Jadi Pembicara

  • Whatsapp
Kuliah Tamu, Prodi Ekonomi Islam Unismuh Hadirkan Pakar Keuangan Syariah Jadi Pembicara

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Program Study Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar menggelar Kuliah Tamu menghadirikan Pakar Ekonomi dan Keuangan Syariah Internasional, Muhammad Iman Sastra Mihajat, Ph.D jadi pembicara.

Kegiatan dengan tajuk “Trik Mahasiswa Ekonomi Islam Berpikir Global” ini dilakukan via virtual zoom meeting, Sabtu (17/4/2021).

Bacaan Lainnya

Ketua Prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar, Agusdiawana Suarni, SE.,M. Acc mengatakan, pihaknya telah merancang kegiatan ini sebagai upaya memotivasi mahasiswa untuk bisa melanjutkan studynya kejenjang berikutnya.

Lanjut, dia menjelaskan peserta yang ikut berpartisipasi mulai dari angkatan 2017 hingga 2020 mahasiswa prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar.

“Tentu kehadiran pemateri memberikan semangat tersendiri, apalagi beliau kuliahnya diluar negeri mulai S1 hingga S3, semoga kita bisa mengikuti jejak beliau,” kata Agusdiwana Suarni, SE.,M. Acc dalam sambutannya.

Tak hanya itu, Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Nasyiatul Aisyiyah (NA) Sulsel ini menambahkan, pihaknya pula berharap kegiatan ini akan dilanjutkan lagi dan mampu membangun sinergitas kedepannya khususnya membicarakan ilmu perbankan syariah.

Terpisah disampaikan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar Dr. Andi Jam’an mengapresiasi kegiatan seminar kuliah tamu tersebut, pihaknya berharap ada pertemuan intens mendatang.

“Ini merupakan hal sangat luar biasa dan sangat dinantikan oleh mahasiswa utamanya bisa sharing motivasi study dan persoalan ekonomi lainnya,” tuturnya.

Ia pula mengatakan, bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini harus menglobal sehingga dibutuhkan kaloborasi dengan pihak luar untuk memberikan informasi dan wawasan baru.

“Kita apresiasi, karena prodi ini telah memanfaatkan jaringan dan berbagi bersama mahasiswa,” imbuhnya. (rls).

 

Pos terkait