Kejari Takalar Sita Mesin AMDK PDAM

  • Whatsapp
Kejari Takalar Sita Mesin AMDK PDAM

TAKALAR,UPEKS.co.id—-Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar menetapkan tiga tersangka ”MT,JN dan AM” dalam kasus dugaan korupsi AMDK PDAM Takalar, penyidik langsung menyita barang bukti mesin AMDK PDAM senilai Rp 900 juta.

Penyitaan barang bukti tersebut bagian dari pengadaan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) tahun anggaran 2018 di Kelurahan Bajeng Kecamatan Pattallassang Takalar, Kamis,(15/4/21).

Bacaan Lainnya

Penyitaan didasari surat perintah penyitaan Kejari Takalar No: print-05/P.4.32/Fd.1/03/2021 tanggal 29 maret 2021 dan penetapan Pengadilan Negeri Takalar No:78/Pen.Pid/2021/PN.Tka tanggal 9 april 2021,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Takalar, Suwarni Wahab, Jum’at (16/04/2021).

Dikatakannya, kasus masih tahap pendalaman penyidikan. Sebelumnya ditetapkan tiga tersangka dan langsung ditahan.

Diantaranya ”T” sebagai Kontraktor dan ”J” Direktur PDAM Takalar dan ”A” Badan Pengawas PDAM Takalar inisial A.

“Saat ini kami terus melakukan pendalaman penyidikan dan telah memeriksa puluhan saksi. Tidak menutup kemungkinan ada lagi tersangka baru. Siapapun yang terlibat akan ditahan, tanpa pandang bulu,” tegas Suwarni Wahab.

Diketahui kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Proyek Pembangunan/Pengadaan Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PDAM Takalar telah merugikan negara Rp.1,2 milyar, tutup Suwarni Wahab. (penulis berita: Jahar).

Pos terkait