Bulan Ramadan di Enrekang, Tarwih dan Buka Bersama Dibatasi

  • Whatsapp
Bulan Ramadan di Enrekang, Tarwih dan Buka Bersama Dibatasi

ENREKANG,UPEKS.co.id — Kabupaten Enrekang saat ini masih di zona kuning Covid-19. Untuk itu Asisten I Pemkab Enrekang, Hamsir menegaskan di Bulan Suci Ramadhan tahun ini beberapa aktivitas yang biasanya dilakukan Pemkab Enrekang pada bulan Ramadhan di tiadakan.

Semisal Safari Ramadhan, buka puasa bersama dan open house pada hari lebaran tak akan dilakukan selama masa pandemi Covid-19. Apalagi saat ini Kabupaten Enrekang masih berada pada zona kuning menuju ke zona hijau Covid-19.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Asisten I Pemerintahan, Hamsir Lodang pada Rapat Koordinasi Menyambut Bulan Suci Ramadhan 2442 H Dan Penyerahan Bntuan Baznas Kab. Enrekang yang dihadiri Wakil Bupati Enrekang, Asman, Forkopimda, PLT Baznas Enrekang H. Syawal Sitonda, para Pimpinan OPD,para Camat dan undangan lainnya.

” Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama bahwa Shalat Tarwih boleh di laksanakan tapi ada pembatasan maksimal 50 persen dari penduduk yang ada ditempat itu. Ceramah Ramadhan juga akan dibatasi maksimal 15 Menit”. Kata Asisten I.

Selain itu buka puasa bersama juga boleh dilaksanakan tapi juga tetap dibatasi sama dengan Shalat Tarawih. Bahkan Hamsir mengimbau agar masyarakat berbuka puasa dirumah saja bersama keluarga inti sesuai instruksi Menteri Agama.

“Dalam salah satu Amalia Ramadhan kita juga tidak akan melakukan Safari Ramadhan karena biasanya masyarakat kalau Bupati dan Pejabat lain datang mereka semua berkerumun. Kita menghindari itu terjadi”. Ujarnya.

Dia mengatakan untuk Shalat Idul Fitri tetap dilaksanakan boleh dilapangan dan boleh juga di Masjid tapi tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

” Tidak ada open house di Rumah Jabatan. Pada Idul Fitri juga nanti mungkin akan ada sambutan seragam Bupati”. Pungkasnya.

Pelaksana Ibadah pada bulan Ramadhan ini akan dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat mulai dari tingkat desa hingga Kabupaten.

Apalagi saat ini telah dibentuk Satgas Covid-19 di tingkat dengan sebagai antisipasi terjadinya peningkatan jumlah terkonfirmasi Covid-19 terutama pada bulan Ramadhan membatasi aktivitas warga dalam pelaksanaan Ibadah Shalat Taraweh dan berbuka bersama. (Sry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *